Dugaan Uang Rp 3 Juta di SPMB SMAN 3 Kotabumi, Siswa Tak Lolos

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 19:51 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dugaan uang Rp3 juta dalam SPMB SMAN 3 Kotabumi mencuat.

TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Utara – Dugaan pungutan Rp 3 juta mewarnai proses SPMB SMAN 3 Kotabumi tahun ajaran 2026/2027. Uang itu disebut diberikan kepada pegawai tata usaha berinisial MS dengan janji calon siswa diterima.

Namun, calon siswa berinisial FR justru tidak lolos dan akhirnya bersekolah di SMAN 4 Kotabumi.

Informasi yang dihimpun menyebut uang Rp 3 juta tersebut sempat diminta kembali. Namun, MS disebut hanya mengembalikan Rp 2 juta. Adapun Rp 1 juta lainnya disebut tidak dikembalikan dengan alasan digunakan untuk biaya operator, makan dan minum, serta penarikan titik koordinat saat proses pendaftaran.

Baca Juga :  Pemkab Lampura Siapkan Langkah Tegas, Gudang Cleo Bisa Ditutup Paksa

Dikonfirmasi mengenai dugaan tersebut, MS membantah pernah menerima uang maupun memasukkan calon siswa ke SMAN 3 Kotabumi.

“Waalaikumsalam, ga pak. Saya tidak pernah masukan siswa di SMA3,” kata MS melalui WhatsApp, Sabtu (22/8/2026).

Pernyataan MS itu berbeda dengan informasi dari sumber yang mengetahui persoalan tersebut. Dugaan pemberian uang dalam proses SPMB tersebut kini menjadi sorotan karena menyangkut penerimaan siswa di sekolah negeri.

Sementara itu, Plt Kepala SMAN 3 Kotabumi Bambang Nopriadi menyatakan tidak akan tinggal diam jika dugaan tersebut terbukti.

Baca Juga :  Camat Abung Surakarta Resmikan Angkringan Pojok Desa & Tugu Garuda.

Bambang bahkan menyatakan siap melaporkan oknum yang disebut terlibat ke polisi karena dinilai telah mencoreng nama baik sekolah.

“Nah setuju dek kalau memang ada buktinya, saya selaku pimpinan akan laporkan ke Polres Lampung Utara. Karena sudah mencemarkan nama baik SMA 3 Kotabumi. Dalam hal ini saya tidak akan diam,” tegas Bambang saat dimintai tanggapan melalui sambungan WhatsApp.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak SMAN 3 Kotabumi mengenai dugaan pemberian uang tersebut maupun bukti transaksi yang disebut menjadi dasar persoalan.

Darwis/tim/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru