Laskar Lampung Desak Usut, DPRD Lampura Janji Panggil Semua Pihak Soal Harga Lahan Sekolah Rakyat.

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 13:34 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rp700 juta/hektare, wajar atau janggal? Publik menunggu jawabannya.

TRIBUNCHANNEL.COM-LAMPUNG UTARA – Polemik harga lahan Sekolah Rakyat (SR) di Kecamatan Blambangan Pagar, Kabupaten Lampung Utara, memanas. Laskar Lampung Indonesia (LLI) mendesak Aparat Penegak Hukum mengusut, sementara DPRD Lampura memastikan akan memanggil semua pihak terkait.

“Kita akan panggil semua pihak terkait. Secepatnya akan kita dudukkan bersama untuk mencari akar permasalahannya,” kata Ketua DPRD Lampura Yusrizal S.T saat dikonfirmasi, Selasa 9 September 2026.

Langkah DPRD ini buntut dari sorotan LLI terkait pembelian lahan 6,3 hektare senilai Rp4,3 miliar. Berdasarkan hitungan LLI, harga yang dibayar Pemkab mencapai Rp700 juta per hektare. Angka itu dinilai jauh dari harga tanah kavling di sekitar lokasi yang hanya berkisar Rp100 juta per hektare.

Baca Juga :  HMI Lampung Utara Adakan Diskusi Publik Lampung Darurat Agraria

Sekjen DPP LLI Panji Nugraha AB S.H menilai klarifikasi Pemkab belum menjawab inti persoalan. “Pernyataan Plt Kadis Perkim itu tidak menjawab pertanyaan mendasar publik, dan terkesan Pemkab buang badan,” ujar Panji, Senin 8 September 2026.

LLI juga mempertanyakan dasar Tim Appraisal BPN menetapkan harga tersebut. “Uang yang digunakan adalah uang rakyat. Harus akuntabel, efisien dan transparan. Kami minta APH dan DPRD menelusuri ini,” tegas Panji.

Baca Juga :  Debu Vulkanik Menyelimuti, SMPN 1 Kotabumi Perpanjang PJJ: Anak-Anak Hebat Tetap Belajar dari Rumah

Di sisi lain, Plt Kadis Perkim Lampung Utara Dirgantara bersikukuh proses sudah sesuai prosedur. Ia menyebut Pemkab hanya membayar sesuai hasil penilaian Tim Appraisal yang ditunjuk BPN Lampung Utara. “Tidak ada negosiasi. Sesuai dokumen appraisal, itulah yang kami bayarkan,” katanya.

Dengan adanya rencana pemanggilan oleh DPRD, publik berharap ada kejelasan terkait mekanisme penetapan harga dan pertanggung jawaban penggunaan anggaran SR. Hingga berita ini diturunkan, jadwal pasti pemanggilan belum ditentukan.

Darwis/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru