100 Persen Lolos PTN: SMAN 14 Bandar Lampung Jadi Bukti Mutu Pendidikan Lampung Naik Kelas
TRIBUNCHANNEL.COM–BANDAR LAMPUNG — Di antara 284 nama yang tertera di papan pengumuman, tidak ada yang gagal. Semua lolos. Semua masuk perguruan tinggi negeri.
SMAN 14 Bandar Lampung mencatat sejarah kecil di tahun 2026: seluruh siswa kelas XII-nya diterima di PTN melalui berbagai jalur seleksi. Dari 8 rombel, 284 siswa, nol yang tertinggal.
“Ini bukan kebetulan. Ini hasil kerja sistematis sekolah, guru, dan siswa yang mulai paham bahwa mereka bisa bersaing,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, saat dikonfirmasi.
Rinciannya berbicara sendiri. 70 siswa lolos jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). 54 siswa menembus jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). 153 siswa diterima di PTKIN melalui SPAN-PTKIN. Tujuh lainnya masuk melalui jalur prestasi.
Mereka kini tersebar di kampus-kampus yang dulu terasa jauh: Universitas Lampung, UIN Raden Intan Lampung, Institut Pertanian Bogor, Universitas Gadjah Mada, Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Airlangga, hingga Universitas Brawijaya.
Yang menarik, 150 siswa masuk ke UIN Raden Intan Lampung lewat SPAN-PTKIN. Sementara 112 siswa memilih tetap di rumah sendiri, Universitas Lampung, lewat jalur SNBP dan SNBT. Artinya, daya saing siswa Lampung tidak hanya terbukti di luar daerah, tapi juga di kampus kebanggaan provinsi.
Thomas menyebut capaian SMAN 14 bukan kasus tunggal. Ia melihat tren yang sama di level provinsi.
“Jumlah siswa SMA di Lampung yang diterima melalui SNBT tahun 2026 mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya,” katanya.
Bagi Thomas, angka itu adalah cermin. Cermin bahwa mutu pendidikan di Lampung bergerak ke arah yang benar. Bahwa anak-anak Lampung kini punya keberanian dan kemampuan untuk bersaing di panggung nasional.
“Para siswa Lampung kini mampu bersaing dan diterima di berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti UGM, UI, hingga ITB,” tegasnya.
Di balik 100 persen itu ada cerita panjang: bimbingan guru yang intensif, simulasi tes yang rutin, dan perubahan mindset siswa bahwa PTN bukan mimpi yang tak terjangkau.
SMAN 14 membuktikan, sekolah negeri di daerah bisa menghasilkan lulusan yang tak kalah dengan sekolah favorit di kota besar.
Dan ketika satu sekolah berhasil, pertanyaannya sekarang: berapa banyak SMAN lain di Lampung yang siap mengikuti jejak ini?
Karena mutu pendidikan tidak diukur dari janji. Ia diukur dari seberapa banyak anak yang berhasil melangkah ke jenjang berikutnya, dengan kepala tegak dan bekal yang cukup.
“Peningkatan ini menunjukkan mutu pendidikan di Provinsi Lampung semakin baik. Ini bukti siswa Lampung bisa bersaing di level nasional.”
Darwis/red



















