Pemkab Jombang Resmi Mulai Musrenbang RKPD 2027, Jombang Perkuat Fondasi Ekonomi dan Infrastruktur Daerah.

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Februari 2026 - 08:35 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Jombang Resmi Mulai Musrenbang RKPD 2027

TRIBUNCHANEL.COM–JOMBANG– Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bapperida resmi membuka rangkaian Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027. Kegiatan pembuka digelar di Aula Pendopo Kecamatan Peterongan, Rabu (4/2/2026) pagi, dan dipimpin langsung oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si.

Musrenbang kali ini melibatkan lima kecamatan, yakni Peterongan, Sumobito, Kesamben, Mojoagung, dan Jogoroto, sebagai forum penyelarasan usulan pembangunan desa dengan arah kebijakan daerah dan nasional.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Jombang Salmanudin, S.Ag., M.Pd., Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, S.Ag., Sekretaris Daerah Agus Purnomo, jajaran kepala OPD, Forkopimcam Peterongan, tokoh agama, tokoh masyarakat, kepala desa, delegasi desa, hingga perwakilan organisasi perempuan dan kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan Musrenbang memiliki peran strategis dalam memastikan program pembangunan daerah sejalan dengan prioritas nasional. Ia menyebut pengentasan kemiskinan ekstrem, pengendalian inflasi, ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, serta dukungan program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi fokus utama.

“Musrenbang adalah ruang penyepakatan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Seluruh usulan harus terintegrasi untuk meningkatkan kualitas hidup warga, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Warsubi.

Baca Juga :  Kabupaten Jombang Masuk Tiga Besar Nasional Capaian Indeks Pelayanan Publik Tahun 2025.

Untuk RKPD 2027, Pemkab Jombang mengangkat tema “Integrasi Pengembangan Industri dan Perdagangan dengan Sektor Primer”. Tema ini menempatkan pertanian, peternakan, dan perikanan sebagai basis utama yang terhubung dengan industri pengolahan dan pemasaran berbasis digital.

Bupati juga memaparkan hasil Musrenbang tahun sebelumnya yang akan direalisasikan pada 2026, di antaranya peningkatan jalan kabupaten dan pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) di lima kecamatan peserta.

Sebagai kebijakan baru, Pemkab Jombang meluncurkan skema Prioritas Kecamatan dan program Desa Mantra (Desa Maju dan Sejahtera). Setiap kecamatan akan memperoleh alokasi peningkatan jalan sebesar Rp1 miliar dan anggaran PJU Rp200 juta.

Di sektor ekonomi, Bupati Warsubi menargetkan percepatan penciptaan wirausaha baru. Target yang sebelumnya satu wirausaha per dusun kini ditingkatkan menjadi tiga wirausaha per dusun, dengan dukungan stimulan modal Rp5 juta per orang.

“Yang kami dorong bukan sekadar bantuan modal, tetapi terbentuknya usaha produktif berkelanjutan yang mampu menciptakan lapangan kerja dari desa,” jelasnya.

Baca Juga :  Dukung 100 Hari Kerja Bupati, PUPR Kabupaten Madiun Bangun Sumur Irigasi Air Tanah

Upaya tersebut dinilai berkontribusi pada penurunan angka pengangguran di Jombang. Data menunjukkan jumlah pengangguran turun dari 28.700 jiwa pada akhir 2024 menjadi 25.600 jiwa di tahun 2025, atau berkurang 3.100 jiwa, seiring bertambahnya sekitar 6.100 lapangan kerja baru hasil kolaborasi pemerintah dan sektor swasta.

Sementara itu, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji menegaskan bahwa usulan pembangunan tahun 2027 akan difokuskan pada dua sektor utama, yakni infrastruktur jalan dan PJU. Selain itu, Pemkab Jombang juga akan memperkuat pengelolaan sampah melalui pengembangan Bank Sampah hingga tingkat RT.

“Setiap RT akan mendapat dukungan anggaran Rp3,2 juta. Desa berperan sebagai koordinator agar sampah tidak hanya tertangani, tetapi juga memiliki nilai ekonomi,” ungkapnya.

Kepala Bapperida Jombang, Hartono, S.Sos., M.M., memastikan seluruh usulan kecamatan telah masuk dalam sistem perencanaan. Meski dihadapkan pada tantangan penurunan fiskal, Pemkab Jombang tetap berkomitmen menjaga pemerataan pembangunan.

“Rata-rata alokasi kami simulasikan sebesar Rp1,2 miliar per kecamatan, dengan tetap mengedepankan skala prioritas kebutuhan masyarakat,” pungkas Hartono.

Abin/Red

Berita Terkait

Raker Perdana PERADIN Jombang, Sandy Dolorosa Siapkan Langkah Organisasi Naik Kelas
Kapolres Jombang Sowan Bupati, Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas
Kapolres Jombang Awali Tugas dengan Sowan Kiai Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan
Rayakan HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Sambangi Kodim, Sat Radar dan Subdenpom
Semarak Pembukaan Liga Unit Darul Ulum Jombang, Santri Diajak Jaga Kerukunan dan Sportivitas
AKBP Ardi Lepas Jabatan, AKBP Yanto Pimpin Polres Jombang
Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung di Desa Ngampungan Kec. Bareng Kab. Jombang
UNIPDU Benahi Sistem Kerja Satpam, Mulai 1 Oktober 2026 Jam Shift Diseragamkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 12:40 WIB

Raker Perdana PERADIN Jombang, Sandy Dolorosa Siapkan Langkah Organisasi Naik Kelas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Kapolres Jombang Sowan Bupati, Perkuat Kolaborasi Jaga Kamtibmas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kapolres Jombang Awali Tugas dengan Sowan Kiai Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:17 WIB

Rayakan HUT TNI ke-81, Kapolres Jombang Sambangi Kodim, Sat Radar dan Subdenpom

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Semarak Pembukaan Liga Unit Darul Ulum Jombang, Santri Diajak Jaga Kerukunan dan Sportivitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:10 WIB

AKBP Ardi Lepas Jabatan, AKBP Yanto Pimpin Polres Jombang

Senin, 28 September 2026 - 10:31 WIB

Bhabinkamtibmas Lakukan Pengecekan Tanaman Jagung di Desa Ngampungan Kec. Bareng Kab. Jombang

Minggu, 27 September 2026 - 22:45 WIB

UNIPDU Benahi Sistem Kerja Satpam, Mulai 1 Oktober 2026 Jam Shift Diseragamkan

Berita Terbaru