SKANDAL BOS SMPN 4 KOTABUMI: APAKAH KEPSEK BERSIH

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 13:25 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SKANDAL BOS SMPN 4 KOTABUMI: APAKAH KEPSEK BERSIH

TRIBUNCHANEL.COM-Lampung Utara, Sebuah skandal besar mengguncang SMPN 4 Kotabumi, Lampung Utara, setelah investigasi Awak Media menemukan adanya dugaan penyelewengan anggaran Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tahun 2025. Total Dana BOS yang diterima sekolah ini diketahui mencapai Rp 498.800.000, yang terbagi dalam dua tahap untuk 430 siswa penerima.

Pada tahap pertama, SMPN 4 Kotabumi menerima Dana BOS sebesar Rp 249.400.000, dengan alokasi dana yang mencurigakan. Rp 92.590.000 dialokasikan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah, namun pada tahap kedua, alokasi dana ini menurun drastis menjadi Rp 33.528.000. Apakah dana sebesar Rp 92,5 juta pada tahap pertama benar-benar digunakan untuk pemeliharaan sarana dan prasarana sekolah?

Baca Juga :  PJJ SMPN 1 Abung Selatan Diperpanjang hingga Kamis,Siswa Diimbau Waspada Abu Vulkanik

Sementara itu, alokasi dana untuk pengembangan perpustakaan meningkat signifikan dari Rp 14.404.000 pada tahap pertama menjadi Rp 63.910.000 pada tahap kedua. Apakah peningkatan ini sejalan dengan kebutuhan sekolah ataukah ada dugaan penyelewengan anggaran?

Awak Media juga menemukan bahwa alokasi dana untuk pengembangan profesi guru dan tenaga kependidikan pada tahap kedua meningkat signifikan menjadi Rp 17.202.000, padahal pada tahap pertama hanya Rp 1.725.000. Apakah ini merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan ataukah ada motif lain?

Saat Awak Media mengkonfirmasi kepada Kepala Sekolah SMPN 4 Kotabumi, beliau menyatakan bahwa realisasi anggaran BOS telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana. “Realisasi anggaran BOS di SMPN 4 Kotabumi telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan rencana,” kata Kepsek, Rabu (11/2/2026)

Baca Juga :  FIFGROUP Kotabumi Gerakkan Literasi Keuangan Sejak Dini

Namun, Awak Media masih mempertanyakan alokasi dana yang mencurigakan dan akan terus memantau dan menginvestigasi penggunaan Dana BOS di SMPN 4 Kotabumi untuk memastikan bahwa dana tersebut digunakan untuk kepentingan pendidikan dan kesejahteraan siswa.

Dalam hal ini, Inspektorat, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Aph untuk dapat melakukan audit terhadap penggunaan Dana BOS di SMPN 4 Kotabumi

Darwis/Red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru