Akui Emosi Sesaat, Wartawan E Minta Maaf dan Harap Persoalan Diselesaikan Kekeluargaan
TRIBUNCHANEL.COM- Jombang– Peristiwa kurang mengenakkan terjadi di kawasan depan Kantor Kejaksaan Negeri Jombang pada Jumat pagi (6/3/2026). Insiden tersebut melibatkan dua orang wartawan berinisial N dan E yang berujung kesalahpahaman hingga menyebabkan luka ringan.
Berdasarkan keterangan saksi mata berinisial H (35), warga Desa Megaluh, kejadian bermula saat E hendak bepergian untuk keperluan jurnalistik. Namun karena tidak memiliki kendaraan, E meminta bantuan kepada H untuk mengantarkannya pulang ke rumah.
Di tengah perjalanan, E diketahui dibuntuti oleh N yang merekam aktivitas dari belakang menggunakan ponsel. Tujuan perekaman tersebut tidak diketahui secara pasti oleh E.
Merasa tidak nyaman, E kemudian menghentikan perjalanan di suatu lokasi untuk menanyakan maksud perekaman tersebut. Perbincangan keduanya berubah menjadi adu argumen hingga terjadi kesalahpahaman.
Dalam situasi tersebut, E berusaha mengambil ponsel milik N dengan maksud menghapus rekaman video. Namun secara refleks, saat mencoba merebut ponsel tersebut, tangan E justru mengenai bagian atas bibir N hingga menyebabkan luka lecet ringan.
Situasi sempat memanas karena kedua pihak diliputi emosi. Setelah kejadian itu, N langsung menuju Polres Jombang untuk membuat pengaduan ke bagian Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT). Pengaduan tersebut diterima oleh pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.
Menanggapi peristiwa tersebut, E mengaku menyesali tindakannya dan menyadari kekhilafan yang terjadi. Ia menyatakan memiliki itikad baik untuk meminta maaf secara langsung kepada N.
E juga berharap agar N bersedia memaafkannya dengan ikhlas dan mempertimbangkan untuk mencabut pengaduan yang telah dibuat. Pasalnya, keduanya diketahui pernah menjalin hubungan pertemanan yang baik sebagai sesama rekan seprofesi di dunia jurnalistik.
Sejumlah rekan wartawan lainnya juga berharap agar permasalahan ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan sehingga hubungan baik yang pernah terjalin dapat kembali pulih seperti sebelumnya.
Abin



















