Warga Abung Barat Diduga Tenggelam Saat Mencari Ikan di Bendungan Way Rarem

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:49 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Abung Barat Diduga Tenggelam Saat Mencari Ikan di Bendungan Way Rarem

 

TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Utara-Seorang warga Kecamatan Abung Barat dilaporkan hilang dan diduga tenggelam saat mencari ikan di Bendungan Way Rarem, wilayah Desa Kedaton, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara, pada Selasa (05/05/2026) dini hari.

Peristiwa ini merupakan laporan orang hilang yang diduga tenggelam di aliran sungai sekitar Bendungan Way Rarem. Hingga saat ini, korban masih dalam proses pencarian oleh aparat kepolisian dan warga setempat.

Laporan disampaikan oleh Sodri bin Huro (46), seorang buruh asal Desa Ogan Lima, Kecamatan Abung Barat. Sementara itu, saksi dalam kejadian ini adalah Abdul Karim bin Dori, yang juga merupakan warga Desa Ogan Lima.

Baca Juga :  Mobil Dinas Perpustakaan Jadi Kendaraan Niaga, Kadis Sri Mulyana "Buang Badan

Insiden dilaporkan terjadi pada Selasa, 5 Mei 2026, sekitar pukul 01.00 WIB.

Di mana kejadian berlangsung (Where):

Lokasi kejadian berada di Bendungan Way Rarem bagian atas, tepatnya di Desa Kedaton, Kecamatan Abung Tengah, Kabupaten Lampung Utara.

Korban diduga tenggelam saat sedang mencari ikan di sungai pada malam hari. Namun, penyebab pasti kejadian masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Piket Polsek Abung Tengah menerima laporan dari warga terkait adanya seseorang yang diduga tenggelam. Setelah menerima informasi tersebut, petugas bersama warga langsung melakukan penyisiran di sekitar lokasi sungai.

Baca Juga :  Belanja Swakelola Rp1,9 Miliar Dinas Perkebunan dan Peternakan Lampura Jadi Sorotan

Dalam proses pencarian, ditemukan sejumlah barang milik korban di pinggir sungai, antara lain:

1 unit sepeda motor Honda Supra Fit tanpa nomor polisi

1 bilah pisau

1 tas berisi rokok, nasi, air minum, dan tali

1 plastik berisi pakaian

Penemuan barang-barang tersebut menguatkan dugaan bahwa korban mengalami musibah saat berada di sekitar sungai.

Pihak kepolisian bersama masyarakat masih terus melakukan upaya pencarian dan berharap korban segera ditemukan.

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama pada malam hari, guna menghindari kejadian serupa.

Darwis/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru