Sopir Truk Patungan Rp200 Ribu, Jalan Pungguk Baru Abung Timur Tetap Jadi Kubangan Lumpur

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:17 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sopir Truk Patungan Rp200 Ribu, Jalan Pungguk Baru Abung Timur Tetap Jadi Kubangan Lumpur

 

TRIBUNCHANNEL.COM–LAMPUNG UTARA –Jalan Kabupaten di Desa Pungguk Baru, Abung Timur, Sabtu pagi 16 Mei 2026, terlihat seperti arena offroad.

Lumpur merah menggenang sepanjang badan jalan. Di tengah kubangan, sebuah pick up menggerung keras. Roda berputar di tempat, tanah menyembur ke udara. Dari knalpotnya keluar kepulan asap hitam tebal, tanda mesin dipaksa bekerja di luar batas. Motor di belakangnya hanya bisa merayap pelan, pengendaranya menunduk takut selip.

Yang bikin miris, kondisi ekstrem ini justru terjadi setelah para sopir truk patungan.

“Itu iuran pak sopir-sopir truk. Masing-masing Rp200 ribu per mobil. Udah digusur pakai eksavator, bareng Kades Papan Rejo juga,” kata seorang warga Pungguk Baru yang minta namanya dirahasiakan.

Baca Juga :  Aparat Desa Pekurun Barat Tindaklanjuti Laporan Dugaan Pelanggaran ITE ke Polres Lampung Utara

Ia menunjuk ke arah jalan becek di depan rumahnya. Suaranya lelah, tapi ada ketawa getir di ujung kalimat.

Digusur Swadaya Sopir, Hancur Kena Hujan

Menurut warga, pengerukan yang dilakukan kemarin murni swadaya para sopir truk yang tiap hari lewat bawa singkong. Mereka kumpul uang, sewa alat, dan kerja bareng Kades Papan Rejo karena sudah nggak tahan lagi.

Tapi hasilnya nggak sesuai harapan. Tanah dikeruk tanpa dipadatkan, tanpa saluran air. Begitu hujan turun semalam, seluruh badan jalan langsung berubah jadi bubur lumpur.

“Kalau nunggu pemerintah, kapan? Dari puluhan tahun mungkin jalanan ini nggak pernah diperbaiki beneran,” ujarnya.

Akibatnya, air hujan nggak punya tempat pergi. Menggenang di jalan, bikin licin dan dalam. Motor yang nekat lewat sering kemasukan air di knalpot. Mesin mati di tengah kubangan sudah jadi pemandangan biasa.

Baca Juga :  Bandel! Truk Tronton Tebu Masih Hantam Jalur Kalicinta–Rejosari, Kadishub: Jangan Salahkan Kami Jika Ditindak Tegas

“Kalau panas, debunya yang parah. Kalau hujan, lumpurnya yang menggila. Nggak ada menangnya,” katanya sambil ketawa kecil.

Jalur Hidup yang Dibiarkan Mati

Jalan ini nyambungin Pungguk Baru dan Papan Rejo. Lewat sini petani bawa hasil panen, anak sekolah berangkat belajar, guru honorer tiap pagi berangkat ngajar.

Tapi sekarang, jalur hidup itu pelan-pelan mati. Sopir pick up aja harus ngeden sampai keluar asap hitam. Apalagi ibu-ibu bawa anak dan anak sekolah.

“Warga udah nggak minta muluk-muluk. Cuma minta gorong-gorong dibenerin biar air ngalir. Jalan dipadatkan biar nggak jadi bubur. Masak iya sopir harus patungan terus?” ujarnya.

Di ujung jalan, pick up itu masih berjuang. Asap hitam masih mengepul. Dan warga Pungguk Baru, masih bertanya: sampai kapan sopir harus bayar jalan mereka sendiri?

Darwis/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru