Petugas DISHUB Jombang berfoto bersama rombongan biksu Thudong saat singgah di Area Kantor Samsat Jombang
TRIBUNCHANNEL.COM–JOMBANG – Perjalanan spiritual puluhan biksu Thudong bertajuk Indonesia Walk for Peace 2026 mendapat sambutan hangat saat tiba di Kabupaten Jombang, (18/5/2026).
Rombongan biksu dari berbagai negara Asia Tenggara itu singgah di area Samsat Jombang dalam perjalanan damai dari Bali menuju Candi Borobudur untuk menyambut Hari Raya Waisak 2026.
Sebanyak 58 biksu asal Indonesia, Thailand, Malaysia, dan Laos mengikuti ritual jalan kaki sejauh sekitar 666 kilometer. Tradisi yang dikenal sebagai Thudong tersebut merupakan praktik meditasi berjalan yang mengajarkan kesadaran penuh, kesederhanaan, disiplin, serta dedikasi dalam kehidupan spiritual umat Buddha.

Kedatangan para biksu disambut Ketua Pengurus Klenteng Jombang bersama jajaran pengurus, tokoh masyarakat, Dishub Jombang, TNI-Polri, serta sejumlah organisasi lintas elemen masyarakat. Penyambutan itu menjadi simbol dukungan terhadap misi perdamaian, persaudaraan, dan toleransi antarumat beragama.

Setibanya di area Samsat Jombang, rombongan biksu Thudong mendapat sambutan hangat dari pengurus Klenteng Jombang bersama masyarakat dan lintas elemen daerah. Para biksu dijamu dengan makanan dan minuman sebagai bentuk penghormatan serta kepedulian selama menempuh perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur. Selain itu, pengurus klenteng juga menyediakan tempat istirahat agar para biksu dapat memulihkan kondisi sebelum melanjutkan perjalanan menuju tempat berikutnya.
Rombongan diketahui memulai perjalanan spiritual dari Denpasar, Bali, sejak akhir April 2026. Selama perjalanan menuju Candi Borobudur, para biksu membawa pesan universal tentang kedamaian, welas asih, dan persatuan bangsa.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang menempuh rute lintas negara, tahun ini perjalanan Indonesia Walk for Peace 2026 dipusatkan di Indonesia dengan rute Bali–Jawa Timur–Jawa Tengah sebelum berakhir di Candi Borobudur. Rombongan dijadwalkan tiba di Yogyakarta pada 25–27 Mei 2026 untuk beristirahat sebelum mencapai Borobudur pada 28 Mei dan mengikuti puncak perayaan Waisak pada 31 Mei 2026.

Selama berada di Jombang, para biksu juga dijadwalkan melakukan kegiatan keagamaan dan interaksi sosial bersama masyarakat. Pada Selasa pagi, rombongan akan meninggalkan Klenteng Jombang menuju Pendopo Kabupaten Jombang untuk sarapan bersama, lalu melanjutkan perjalanan ke Pondok Pesantren Tebuireng guna menjalani ritual dan makan siang.

Perjalanan kemudian dilanjutkan menuju wilayah Gudo. Saat melintas di depan SMAN Gudo, rombongan akan disambut para pelajar dengan lantunan lagu Ya Lal Wathon sebelum akhirnya bermalam di Klenteng Gudo.
Keterlibatan berbagai elemen masyarakat dalam mengawal perjalanan suci para biksu Thudong menjadi pengingat bahwa Jombang tetap menjadi ruang yang hangat bagi nilai-nilai spiritual, budaya, serta toleransi lintas iman di Indonesia.
Abin/Red



















