Jembatan Biontong Ditutup 11 Jam Mulai Malam Ini, Masyarakat Diimbau Mencari Jalur Alternatif
TRIBUNCHANNEL.COM-Bolmut –Arus lalu lintas di ruas nasional yang menghubungkan Sulawesi Utara dan Gorontalo akan mengalami gangguan sementara menyusul penutupan total Jembatan Biontong untuk pekerjaan rehabilitasi. Jumat 26/06/2026
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara melalui Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional (PJN) Wilayah II, PPK 2.3, menjadwalkan penutupan akses Jembatan Biontong di STA 0+000 Ruas Biontong–Atinggola (batas Provinsi Gorontalo) mulai Jumat, 26 Juni 2026 pukul 20.00 WITA hingga Sabtu, 27 Juni 2026 pukul 07.00 WITA.
Penutupan diperkirakan berlangsung sekitar 11 jam. Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari rehabilitasi jembatan guna meningkatkan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keandalan infrastruktur jalan nasional.
Selama masa penutupan, seluruh kendaraan tidak diperkenankan melintas. Pengecualian hanya diberikan kepada kendaraan yang menjalankan tugas kemanusiaan dan keadaan darurat, yakni ambulans, mobil pemadam kebakaran, dan mobil jenazah.
BPJN mengimbau masyarakat, pelaku usaha, serta operator angkutan logistik untuk menyesuaikan jadwal perjalanan guna menghindari antrean maupun keterlambatan distribusi barang. Pengguna jalan juga disarankan memanfaatkan jalur alternatif apabila tersedia serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Usai pekerjaan rehabilitasi selesai dan jembatan kembali dibuka, seluruh pengguna jalan diwajibkan membatasi kecepatan maksimal 20 kilometer per jam saat melintasi lokasi. Pembatasan tersebut diterapkan sebagai langkah antisipasi demi menjaga keselamatan pengguna jalan sekaligus memastikan kondisi struktur jembatan tetap aman pascarehabilitasi.
Penutupan sementara ini diperkirakan akan berdampak pada mobilitas masyarakat di koridor penghubung Sulawesi Utara–Gorontalo, terutama bagi angkutan barang dan kendaraan antarkabupaten yang melintasi jalur tersebut pada malam hingga dini hari. Karena itu, koordinasi dan kepatuhan masyarakat terhadap pengaturan lalu lintas menjadi faktor penting agar pelaksanaan pekerjaan dapat berlangsung sesuai jadwal.
Masyarakat bersama Pemerintah berharap rehabilitasi Jembatan Biontong dapat meningkatkan kualitas layanan jalan nasional dan memperkuat konektivitas antardaerah di kawasan utara Pulau Sulawesi dalam jangka panjang.
Stefanus/Red



















