Pasar Desa Bindu Dibongkar Jadi Puing, Kades Bungkam, Pemkab Ancam Jalur Hukum

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:55 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar Desa Bindu Dibongkar Jadi Puing, Kades Bungkam, Pemkab Ancam Jalur Hukum

TRIBUNCHANNEL.COM-LAMPUNG UTARA – Pembongkaran Pasar Desa Bindu, Kecamatan Abung Kunang memicu tanda tanya besar. Bangunan yang dibangun dari uang rakyat itu kini rusak parah dan sebagian rata dengan tanah.

Di tengah sorotan warga, Pemerintah Kabupaten Lampung Utara menyatakan akan menempuh jalur hukum. Namun hingga kini Kepala Desa Bindu belum memberikan keterangan terkait siapa pelaku dan langkah apa yang sudah diambil pemerintah desa.

“Kita akan ambil langkah hukum jika ada oknum yang melakukan perusakan. Tidak ada yang kebal hukum,” kata PLT Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara, Hendri SH saat dikonfirmasi via telepon, Minggu (2/8/2026)

Mengenai status kepemilikan, Hendri menyebut berdasarkan data di Dinas Perdagangan, Pasar Bindu merupakan pasar desa.

“Data yang ada di Dinas Perdagangan, pasar Bindu merupakan pasar desa, milik pemerintah desa. Oleh karena itu pemerintah daerah menambah bangunan pada pasar tersebut,” jelas Hendri.

Baca Juga :  Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lampung Utara Berikan Layanan Cek Kesehatan Gratis 

Pernyataan ini sekaligus menjawab simpang siur di tengah masyarakat terkait siapa pemilik bangunan yang kini rusak tersebut.

Pasar Desa Bindu dibangun menggunakan anggaran pemerintah dengan tujuan menjadi pusat ekonomi warga. Namun saat ini kondisinya memprihatinkan.

Menurut keterangan warga, oknum yang diduga melakukan pembongkaran merupakan ahli waris dari pemilik tanah tempat pasar itu berdiri. Hal ini memunculkan pertanyaan terkait legalitas lahan saat proyek dibangun.

Saat dikonfirmasi, Kepala Desa Bindu belum memberikan keterangan terkait kejadian pembongkaran. Termasuk siapa pelaku yang diduga melakukan dan langkah apa yang telah diambil oleh pemerintah desa dalam menyikapi kasus ini.

Bungkamnya Kades membuat warga semakin bertanya-tanya. Padahal pemerintah desa adalah pihak yang paling bertanggung jawab langsung terhadap aset dan ketertiban di wilayahnya.

Selain Kades, Kepala Bidang Aset BPKAD Kabupaten Lampung Utara juga belum menjawab konfirmasi media terkait pertanyaan apakah Pasar Desa Bindu sudah tercatat sebagai aset Pemerintah Kabupaten Lampung Utara pasca adanya bantuan pembangunan.

Baca Juga :  DPC PWRI dan Kejari Lampura Jalin Sinergisitas Untuk Pembangunan Daerah Lampung Utara

Jika belum tercatat sebagai aset daerah, maka akan muncul pertanyaan baru terkait prosedur hibah dan tanggung jawab perawatan.

Hendri menegaskan, Dinas Perdagangan bersama instansi terkait akan segera melakukan pendataan dan berkoordinasi dengan aparat hukum.

“Kami sangat menyayangkan kejadian ini. Aset ini dibangun untuk kepentingan masyarakat. Siapapun yang merusak aset negara harus bertanggung jawab secara hukum,” tegasnya.

Warga mendesak dilakukan audit menyeluruh terhadap proyek Pasar Desa Bindu. Mulai dari perencanaan, sumber dana, legalitas lahan, hingga siapa saja pihak yang terlibat.

“Jangan cuma cari siapa yang bongkar. Tapi juga siapa yang lalai saat perencanaan. Kenapa bisa dibangun di atas tanah bermasalah?” kata warga.

Media ini masih berupaya menghubungi Kepala Desa Bindu dan pihak terkait lainnya. Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk klarifikasi sesuai Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999.

Darwis/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru