Janji Refund Dana Field Trip Malaysia Lewat Deadline, Mahasiswa UMKO Kecewa

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Janji Refund Dana Field Trip Malaysia Lewat Deadline, Mahasiswa UMKO Kecewa

TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Utara-Janji Tampia Tour mengembalikan dana mahasiswa peserta Field Trip Internasional ke Malaysia hingga batas waktu 7 Agustus 2026 belum terealisasi. Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kotabumi (UMKO) pun kecewa karena hingga Sabtu (8/8/2026), belum ada kepastian terkait pengembalian dana.

Sebelumnya, Tampia Tour telah menyatakan komitmen untuk bertanggung jawab dan mengembalikan seluruh dana peserta. Komitmen itu disampaikan dalam Rapat Klarifikasi dan Pertanggungjawaban yang difasilitasi Fakultas Hukum dan Ilmu Sosial (FHIS) UMKO pada Selasa (15/7/2026).

Dalam rapat tersebut, pihak Tampia Tour juga menyerahkan jaminan kepada UMKO sebagai bentuk keseriusan memenuhi kewajiban pengembalian dana mahasiswa. Direktur Tampia Tour, Arif, bahkan menyampaikan permohonan maaf kepada mahasiswa, orang tua, dan pihak universitas.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh mahasiswa, orang tua, dan Universitas Muhammadiyah Kotabumi atas peristiwa ini. Kami berkomitmen untuk bertanggung jawab penuh dan menyelesaikan seluruh kewajiban kami kepada peserta,” ujar Arif dalam rapat tersebut.

Namun, janji tersebut kini telah melewati batas waktu yang disepakati. Hingga Sabtu (8/8), belum ada informasi lebih lanjut dari pihak Tampia Tour terkait realisasi pengembalian dana mahasiswa.

Baca Juga :  PWRI Lampung Utara Tegaskan Tetap Kritis, Siap Kawal Pembangunan

Seorang mahasiswa UMKO yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa dengan kondisi tersebut. Terlebih, mahasiswa sebelumnya telah mendapatkan kepastian bahwa persoalan pengembalian dana akan diselesaikan sesuai tenggat yang telah disepakati.

“Kami kecewa karena sudah ada kesepakatan dan batas waktu, tetapi sampai sekarang belum ada kejelasan soal pengembalian dana,” ujar mahasiswa tersebut.

Jaminan Tampia Tour Akan Diproses

Pihak UMKO sebelumnya telah memastikan akan mengawal proses penyelesaian hingga seluruh hak mahasiswa terpenuhi. Setelah batas waktu 7 Agustus terlewati tanpa adanya informasi lebih lanjut dari Tampia Tour, universitas kini mengambil langkah berikutnya.

Pihak kampus menginformasikan bahwa jaminan yang sebelumnya diserahkan Tampia Tour akan diproses.

“Dikarenakan dari Tampia belum ada informasi lebih lanjut dan sudah deadline tanggal 7 kemarin, maka selanjutnya hak tanggungan/jaminan yang diberikan oleh Tampia ke kampus akan diproses minggu depan,” demikian informasi dari pihak kampus.

Dengan demikian, proses selanjutnya akan dilakukan oleh pihak UMKO melalui jaminan yang telah diserahkan Tampia Tour.

Sebelumnya Janji Bertanggung Jawab

Sebelumnya, polemik batalnya Field Trip Internasional ke Malaysia memasuki tahap penyelesaian setelah Tampia Tour hadir dalam Rapat Klarifikasi dan Pertanggungjawaban di Ruang Rapat FHIS UMKO, Selasa (15/7).

Baca Juga :  Gebyar UMKM, Job Fair, dan Pasar Murah Hadir di Lampung Utara

Rapat tersebut dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. Purna Bayu Nugroho, M.Pd., Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Suwardi, S.H., M.H., Dekan FHIS Dr. Didiek R. Mawardi, S.H., M.H., para dekan di lingkungan UMKO, Kepala UPBH Dr. Irhammudin, S.H., M.H., Kepala Bagian Humas dan Protokol Amaliah, S.Pd., M.Pd., jajaran panitia Field Trip Internasional, perwakilan Tampia Tour, serta mahasiswa peserta.

Dalam forum itu, pihak travel memaparkan kronologi batalnya keberangkatan ke Malaysia dan menyampaikan komitmen untuk menyelesaikan kewajiban kepada peserta.

Dekan FHIS UMKO, Dr. Didiek R. Mawardi, saat itu menegaskan penyerahan jaminan belum berarti persoalan selesai.

“Universitas akan terus mengawal proses ini hingga seluruh kewajiban kepada mahasiswa benar-benar dipenuhi sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat,” tegas Didiek.

Batas waktu pengembalian dana kemudian disepakati hingga 7 Agustus 2026.

Namun, hingga batas waktu tersebut berakhir, janji pengembalian dana belum terealisasi. Kini, mahasiswa kembali menunggu kepastian, sementara UMKO menyatakan akan memproses jaminan yang telah diberikan Tampia Tour sebagai langkah berikutnya.

Darwis/red

Berita Terkait

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan
Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru