Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puji Rahayu Dari Kecintaan pada Batik, Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

TRIBUNCHANNEL.COM–Jawa Tengah–3 Oktober 2026 — Di tengah kehidupan yang semakin cepat dan serba instan, Puji Rahayu, representasi Jawa Tengah dalam Miss Batik Indonesia 2026, membawa gagasan “Batik di Tengah Generasi Instan” sebagai ajakan untuk kembali menghargai proses, filosofi, dan manusia di balik setiap karya batik.

Lahir di Sragen, Jawa Tengah, Puji tumbuh di lingkungan yang dekat dengan dunia batik. Sejak 2011, ia aktif dalam berbagai kegiatan batik dan fashion. Perjalanannya juga berkembang ke dunia modeling, termasuk modeling bridal dan busana pernikahan adat. Puji pernah memperoleh penghargaan dari Wali Kota Bandung, meraih Best Total Look Batik Nusantara, serta memperdalam ilmu modeling bersama Kimmy Jayanti.

Pengalaman tersebut membawanya untuk meneruskan usaha keluarga sekaligus menjadi reseller batik autentik dari Sragen. Bagi Puji, batik bukan sekadar kain atau fashion. Di balik setiap lembar batik terdapat proses panjang, keterampilan, kesabaran, filosofi, serta kehidupan para pembatik yang perlu dihargai.

Baca Juga :  1 Calhaj Asal Kota Pekalongan Meninggal Dunia Saat Masih di Embarkasi

“Saya pernah berpikir, kalau ada yang lebih mudah, mengapa harus memilih yang sulit? Tetapi kemudian saya menyadari, justru kesulitan itulah yang membuat batik memiliki nilai.”

Pandangan tersebut semakin kuat ketika Puji mempelajari filosofi batik Truntum, yang dikenal dengan makna mencintai dengan rasa hormat, ketulusan, dan kasih yang terus bersemi kembali.

“Dari Truntum, saya belajar bahwa mencintai dengan rasa hormat akan melahirkan ketulusan, dan ketulusan akan membuka jalan bagi regenerasi.”

Melalui gagasannya, Puji mendorong kolaborasi lintas generasi antara pembatik senior, generasi muda, pelaku industri, komunitas, dunia pendidikan, dan pemerintah.

Menurutnya, pembatik senior memiliki pengetahuan dan keterampilan yang perlu diwariskan, sementara generasi muda memiliki kreativitas dan teknologi yang dapat membawa batik ke ruang-ruang baru.

“Bukan hanya melestarikan kainnya, tetapi juga melindungi ilmu, keterampilan, dan manusia yang membuatnya,” ujar Puji.

Puji percaya bahwa pelestarian batik bukan berarti membekukan batik di masa lalu. Batik dapat terus berkembang melalui fashion, industri kreatif, pendidikan, kewirausahaan, dan teknologi, selama akar budaya dan nilai yang terkandung di dalamnya tetap dihormati.

Baca Juga :  Nikmati Beragam Kuliner Khas di Ragam Kuliner Pantura

“Melestarikan batik bukan berarti membawa kita kembali ke masa lalu. Melainkan memastikan bahwa warisan leluhur kita tetap memiliki tempat, nilai, dan kehidupan di masa depan.”

Melalui Miss Batik Indonesia 2026, Puji berharap dapat mengajak generasi muda untuk tidak hanya memakai dan mengagumi batik, tetapi juga memahami, menghormati, dan meneruskan nilai yang ada di dalamnya.

Dengan hormat kita rawat.
Dengan cinta kita forward.

TENTANG PUJI RAHAYU

Puji Rahayu merupakan representasi Jawa Tengah dalam Miss Batik Indonesia 2026. Lahir di Sragen, Jawa Tengah, Puji merupakan Sarjana Hukum yang aktif dalam dunia batik dan fashion sejak 2011.

Puji memiliki pengalaman di bidang modeling, pernah memperoleh penghargaan dari Wali Kota Bandung, meraih Best Total Look Batik Nusantara, serta memperdalam modeling bersama Kimmy Jayanti. Saat ini, Puji juga meneruskan usaha keluarga sebagai reseller batik autentik dari Sragen.

Yusuf/Red

Berita Terkait

Dekan FHS UMKABA sekaligus Ketua DPC IKADIN kabupaten kendal mengucapkan Selamat dan Sukses Rakernas IKADIN 2026
Atasi Bau Bangkai Ikan Sapu-Sapu di Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Kubur Pakai Alat Berat
Komisi E DPRD Jateng Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal
Komisi B DPRD Jateng: Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis
Ikatan Notaris Kendal Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Pembukaan Dentisgo Dental Clinic
Komisi D DPRD Jateng, Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan
Klinik Dentistgo Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Kesehatan Gigi Profesional untuk Masyarakat Weleri
DPRD Jateng: Kabupaten Magelang Dukung Adanya Regulasi Dana Cadangan Pilkada

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Selasa, 15 September 2026 - 19:55 WIB

Dekan FHS UMKABA sekaligus Ketua DPC IKADIN kabupaten kendal mengucapkan Selamat dan Sukses Rakernas IKADIN 2026

Rabu, 9 September 2026 - 10:22 WIB

Atasi Bau Bangkai Ikan Sapu-Sapu di Pati, Gubernur Luthfi Perintahkan Kubur Pakai Alat Berat

Sabtu, 5 September 2026 - 20:09 WIB

Komisi E DPRD Jateng Bahas KB Pascapersalinan di Dinas P3AP2KB Kabupaten Tegal

Sabtu, 5 September 2026 - 19:45 WIB

Komisi B DPRD Jateng: Rehabilitasi Berkelanjutan untuk Menangani Lahan Kritis

Kamis, 3 September 2026 - 13:11 WIB

Ikatan Notaris Kendal Sampaikan Ucapan Selamat dan Sukses atas Pembukaan Dentisgo Dental Clinic

Kamis, 3 September 2026 - 09:23 WIB

Komisi D DPRD Jateng, Balai Tahura Karanganyar Butuh Pembenahan

Kamis, 3 September 2026 - 09:20 WIB

Klinik Dentistgo Resmi Dibuka, Hadirkan Layanan Kesehatan Gigi Profesional untuk Masyarakat Weleri

Berita Terbaru