PMI Pasbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat di Rantau Panjang

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

foto.PMI Pasbar dengan masyarakat rantau panjang di lokasi

TRIBUNCHANNEL.COM-PASAMAN BARAT [SUMBAR]– Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman Barat kembali menggalakkan program Siaga Bencana Berbasis Masyarakat (SIBAT) di Jorong Rantau Panjang, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, pada Jumat (9/10/2026) untuk memperkuat kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana, terutama banjir.

Kegiatan ditandai dengan peluncuran program dan penanaman pohon kelapa genjah sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat dan kepedulian terhadap lingkungan.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup Pasaman Barat Natran Hanri yang mewakili bupati, perwakilan PMI Pasaman Barat Sukarman, Dewan Kehormatan PMI sekaligus anggota DPRD Pasaman Barat Adriwilza, serta camat, wali nagari, dan masyarakat setempat.

Dalam sambutan Bupati Pasaman Barat yang disampaikan Natran Hanri, ditegaskan bahwa keberhasilan program kesiapsiagaan bencana tidak cukup hanya dengan membentuk kelompok, tetapi harus didukung kesadaran, kepedulian, dan keterlibatan aktif masyarakat.

“Program siaga bencana harus diiringi dengan kesadaran masyarakat. Tanpa kesadaran tersebut, program yang dilaksanakan tidak akan berjalan maksimal. Karena itu, kita berharap melalui program ini kesadaran masyarakat semakin meningkat, terutama dalam bentuk kepedulian dan gotong royong,” ujarnya.

Baca Juga :  Tim URC Sat Reskrim Polres Pasaman Barat Ringkus Pemuda Pelaku Pencurian Antena Parabola

Natran mengatakan, kesadaran tersebut perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, termasuk membangun komunikasi, mengidentifikasi persoalan di lingkungan sekitar, dan mencari solusi secara bersama-sama.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara kelompok SIBAT, pemerintah nagari, dan unsur masyarakat lainnya. Menurutnya, penanggulangan bencana membutuhkan kerja sama seluruh pihak sesuai dengan peran masing-masing, bukan berjalan sendiri-sendiri.

Sementara itu, perwakilan PMI Pasaman Barat, Sukarman, menjelaskan bahwa program SIBAT bukan hal baru bagi masyarakat Rantau Panjang. Program serupa pernah dilaksanakan PMI pada periode 2011–2014 dan kini kembali digalakkan untuk memperkuat kapasitas warga dalam menghadapi potensi bencana.

Ia berharap kelompok SIBAT dapat berfungsi secara berkelanjutan dan aktif di tengah masyarakat, bukan sekadar terbentuk saat kegiatan berlangsung.

Menurut Sukarman, masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan kemampuan untuk mengenali risiko, mempersiapkan diri, serta melakukan tindakan awal ketika bencana terjadi. Dengan kesiapsiagaan yang baik, warga diharapkan mampu merespons situasi darurat secara terkoordinasi dan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan dari luar.

Baca Juga :  Kakek Pekerja Badut Pelaku Pemerkosaan Anak Disabilitas Diringkus Satreskrim Polres Pasaman Barat

Dewan Kehormatan PMI Pasaman Barat sekaligus anggota DPRD Pasaman Barat, Adriwilza, menyoroti kekhawatiran warga Rantau Panjang terhadap ancaman banjir, terutama ketika hujan turun.

Ia mengingatkan bahwa kondisi lingkungan yang terlihat aman dalam keseharian tidak boleh membuat masyarakat mengabaikan potensi bencana. Karena itu, upaya pencegahan dan kesiapsiagaan harus dibangun sebelum keadaan darurat terjadi.

Adriwilza berharap program SIBAT dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai risiko bencana, mendorong kepedulian terhadap lingkungan, serta memperkuat semangat gotong royong dalam menghadapi ancaman bencana.

Ia juga mengapresiasi penanaman pohon kelapa genjah yang diharapkan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat pada masa mendatang setelah tanaman tumbuh dan berbuah.

By Roni/Red

Berita Terkait

Polsek Kinali Gerebek Lokasi Diduga Judi Sabung Ayam di Kebun Sawit
BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Barat Gelar Sosialisasi BPU Bersama  AJO Pasbar
Arung Jeram Peridon Siap Maju,Pekan Olahraga Porprov XVI Sumbar Berjalan Sukses
Jelang Pilwana 17 Oktober Camat Kinali Intensif lakukan Monitoring Ke Panitia PPWN.
H. Khairul Amri Calon Wali Nomor Urut 3 Mengelar Pesta Anak Nagari Dihadiri Artis Minang.
168 Atlet dari 10 Daerah Ikuti Arung Jeram Porprov XVI Sumbar di Pasbar
Yulianto Bupati Pasbar dan M. Ihpan  Wakil Bupati Turun Memantau langsung Tempat Pemungutan Suara
Yulianto Bupati Pasbar Mengajak Para Seluruh Pegawai Sipil Dilingkup Pemkab Pasbar. Jadikan Pengajian Wirid Bulanan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:22 WIB

PMI Pasbar Perkuat Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Masyarakat di Rantau Panjang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:43 WIB

Polsek Kinali Gerebek Lokasi Diduga Judi Sabung Ayam di Kebun Sawit

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:01 WIB

BPJS Ketenagakerjaan Pasaman Barat Gelar Sosialisasi BPU Bersama  AJO Pasbar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:03 WIB

Arung Jeram Peridon Siap Maju,Pekan Olahraga Porprov XVI Sumbar Berjalan Sukses

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Jelang Pilwana 17 Oktober Camat Kinali Intensif lakukan Monitoring Ke Panitia PPWN.

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:46 WIB

H. Khairul Amri Calon Wali Nomor Urut 3 Mengelar Pesta Anak Nagari Dihadiri Artis Minang.

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:27 WIB

168 Atlet dari 10 Daerah Ikuti Arung Jeram Porprov XVI Sumbar di Pasbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:41 WIB

Yulianto Bupati Pasbar dan M. Ihpan  Wakil Bupati Turun Memantau langsung Tempat Pemungutan Suara

Berita Terbaru