Uji Sampel Takjil, Dinkes Pantau Keamanan dan Kesehatan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Maret 2024 - 19:23 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke para penjual makanan takjil di bulan Ramadan.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Sebagai upaya untuk memberikan perlindungan pada masyarakat terhadap keamanan pangan, Pemerintah Kota Pekalongan melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat telah rampung melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke para penjual makanan takjil di bulan Ramadan. Sidak dilakukan untuk memastikan bahwa makanan takjil yang dijual memenuhi persyaratan kesehatan.

 

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto melalui kepala bidang sanitarian muda, Maysaroh saat dikonfirmasi melalui telepon, Selasa (26/3/2024) mengatakan bahwa sidak ini rutin dilaksanakan pada tiap bulan Ramadan untuk memastikan makanan siap saji untuk hidangan takjil tidak mengandung unsur yang membahayakan kesehatan.

 

Menerjunkan 4 tim dari petugas sanitarian, sidak tersebut telah digelar selama 5 hari yakni pada 18-22 Maret 2024 di seluruh kecamatan Kota Pekalongan. “1 tim mencari 50 sampel makanan yang dicurigai jadi kita fokuskan makanan yang kita curigai mengandung bahan berbahaya dilihat dari sisi warna, tampilan dan hasil temuan di tahun sebelumnya,”terangnya.

Baca Juga :  Pemprov Jateng Modifikasi Cuaca di Jepara, Kudus, dan Pati hingga 20 Januari

 

Dari hasil sidak tersebut, dijelaskan Maysaroh dari 200 sampel makanan yang diuji ditemukan 2 sampel mie kenyol, 1 kerupuk gendar, 1 sempolan mengandung boraks dan 1 sampel kerupuk warna warni positif rhodamin.

 

Terkait hasil temuan tersebut, ia mengatakan bahwa Dinas Kesehatan akan menindaklanjuti dengan memastikan apakah pedagang tersebut memproduksi sendiri atau titipan dari penjual lain, jika tidak memproduksi sendiri maka pihaknya akan menelusuri lebih lanjut produsen produk tersebut untuk diberikan edukasi bahwa makanan yang diproduksi mengandung bahan berbahaya dan diminta untuk tidak menggunakannya lagi dengan mengganti dengan bahan aman.

Baca Juga :  Serius Maju AM. Jumai Kembalikan Formulir Bakal Calon Wakil Wali Kota Semarang

 

Bagi pedagang yang produk makanannya tidak mengandung bahan kimia berbahaya akan diberi tanda berupa label atau stiker pembinaan pengawasan oleh petugas agar masyarakat yang membeli dapat mengetahui makanan tersebut aman dikonsumsi.

 

Lebih lanjut, ia mengimbau masyarakat baik pedagang maupun pembeli, untuk cerdas memilih makanan dengan memperhatikan nilai gizi dan keamanan pangan. “Aman disini artinya bebas 3 bahaya yaitu fisik, kimia dan biologi. Dengan melihat apakah makanan tertutup atau tidak ada kemungkinan debu atau hewan yang menempel, dari warnanya jika mencolok sekali jangan kita beli, sedangkan formalin boraks tampilannya dia mengkilap putih, tidak wajar dan teksturnya kenyal sekali patut kita curigai, ”pungkasnya.

 

Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru