Tak Kunjung Dibangun, Warga Bandengan Kendal Gotong Royong Urug Jalan Utama

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 3 Agustus 2024 - 12:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal saat melaksanakan kerja bakti urug jalan utama, Kamis 1/8/2024.

TRIBUNCHANNEL.COM – Kendal – Fenomena banjir rob yang semakin besar membuat sebagian jalan diwilayah pesisir Pantai Utara khususnya di Kelurahan Bandengan Kecamatan Kendal Kabupaten Kendal pada hari Kamis Tanggal 1 Agustus 2024 melaksanakan kerja bakti urug jalan utama.

 

Rob air laut yang menggenangi Kelurahan Bandengan, Kecamatan Kendal, telah menimbulkan gangguan signifikan terhadap warga saat melakukan aktivitas sehari-hari.

 

Sebagai langkah sementara, warga setempat bergotong-royong melakukan pengurugan jalan menggunakan tanah Wadas. Jalan yang diperbaiki merupakan jalan Kabupaten yang menghubungkan beberapa titik penting, termasuk tempat Pelelangan Ikan (TPI).

Baca Juga :  Jepara Optimis Pertahankan Adipura

Ketua Rukun Warga (RW) 3 Keluarga Bandengan Matalim mengungkapkan bahwa,  kerusakan jalan, khususnya di bagian depan TPI, telah menghambat aktivitas ekonomi masyarakat.

 

“Kerusakan parah di jalan yang diurug ini sangat mempengaruhi kegiatan sehari-hari warga, ”ungkap Mat Alim dengan nada keluh kesah.

 

Hal itu melibatkan peran semua pihak, meskipun pihak terkait sudah mengajukan permohonan perbaikan jalan, “Karena realisasi pembangunan diperkirakan baru akan terwujud pada tahun 2025, “ujarnya.

 

“Dalam situasi ini, warga terpaksa melakukan pengurugan secara sukarela dan menggalang dana yang nantinya untuk biaya pengurugan dengan menggunakan tanah, ‘imbuhnya.

Baca Juga :  Tanggap Bencana, Forkopimda Batang Tinjau Bencana Angin Puting Beliung di Kecamatan Kandeman

 

Ditempat yang sama, Rozikin selaku tokoh masyarakat sekitar menambahkan, bahwa donatur yang sudah menyumbang uang, langsung digunakan untuk membeli padas.

 

“Donatur utama adalah warga Kelurahan Bandengan yang mampu, termasuk juragan dan pengepul ikan, “terangnya.

 

Mereka berharap pihak terkait dapat segera memberikan bantuan untuk mendukung perbaikan jalan yang rusak sepanjang 800 meter ini, “Agar aktivitas ekonomi dapat kembali berjalan lancar, “harapnya.

 

Red

Berita Terkait

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda
DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI
DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD
Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi
Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik
Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri
Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah
Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 09:38 WIB

Demo HIMAPSI – SALING di Pematang Siantar Memanas : Massa Desak Copot Sekda

Jumat, 10 April 2026 - 09:10 WIB

DPRD Boyolali Dukung HKPS 2026 dan Munas SWI

Kamis, 9 April 2026 - 13:29 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Bahas 2 Raperda ; Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Profesionalisme BUMD

Senin, 30 Maret 2026 - 11:35 WIB

Resmob Polres Salatiga Gercep Amankan Sopir dan Truk Diduga Ngangsu BBM Solar Subsidi

Sabtu, 28 Maret 2026 - 12:30 WIB

Silaturahmi Strategis di Polres Pekalongan, Perkuat Sinergi Pers dan Kepolisian untuk Stabilitas Publik

Minggu, 22 Maret 2026 - 17:51 WIB

Awak Media Diusir Saat Liputan, Diduga Ada Pungli Parkir di Zona Publik Pantai Widuri

Rabu, 18 Maret 2026 - 20:20 WIB

Polres Kendal dan Dewan Buruh Jalin Silaturahmi, Dorong Kondusivitas Wilayah

Rabu, 11 Maret 2026 - 19:21 WIB

Fasilitas Publik Hancur, Diduga Gegara Tambang Milik ‘F’ di Ngampel, Pemerintah Kendal Kurang Tegas

Berita Terbaru