Angka Perceraian di Kota Pekalongan Berkurang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 September 2024 - 01:44 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pejabat KUA, Kota Pekalongan dari awal Tahun 2024 hingga Agustus 2024 angka perceraian turun

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan – Tak hanya angka Dispensasi Kawin (Diska) di Kota Pekalongan dari awal Tahun 2024 hingga Agustus 2024 yang turun, angka perceraian juga berkurang dibanding periode serupa pada tahun 2023 lalu.

 

Panitera Muda pada Pengadilan Agama Kelas IA Pekalongan, Ikhsanudin, menyebutkan, sampai bulan Agustus 2024 sudah ada 324 perkara perceraian di Kota Pekalongan. Dibanding tahun lalu angka tersebut terjadi penurunan meski tidak signifikan yaitu periode serupa pada Tahun 2023 lalu berjumlah 348 perkara.

Baca Juga :  Mari Jaga Bersama Fasilitas Umum di Kota Pekalongan

 

“Pada periode awal Tahun 2024 hingga Agustus 2024 kemarin ada 267 perkara cerai gugat dan 57 cerai talak, sehingga total sampai Agustus 2024 ada 324 perkara. Sementara, jika dibandingkan pada awal Tahun 2023 sampai dengan Agustus 2023 lalu ada 348 perkara, terdiri dari 277 cerai gugat dan 71 cerai talak,”ucapnya saat ditemui di kantornya, Kamis (19/9/2024).

 

Menurutnya, adapun alasan perkara cerai gugat atau perkara yang diajukan pihak istri didominasi masalah ekonomi, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) dan Judi Online.

Baca Juga :  Polres Batang Gelar Lomba Pocil: Mencetak Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

 

”Yang paling banyak memang yang mengajukan istri, alasannya karena suami tidak bekerja atau berpenghasilan kurang, sehingga menimbulkan pertengkaran hebat dan memutuskan untuk bercerai. Selain itu, ada juga yang karena suaminya bermain judi online. Sudah ekonominya kurang juga bermain judi online. KDRT juga ada tapi jumlahnya sedikit paling 5 orang, itupun bukan murni KDRT, hanya karena pertengkaran, muncul emosi yang memuncak. Sehingga, terjadi pemukulan, “pungkasnya.

 

Red

 

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru