DPRD Madiun Soroti Penurunan Dana Transfer Saat Bahas Raperda Perubahan APBD 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:49 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Madiun Hari Wuryanto Saat diwawancarai usai mendengar 7 Pandangan Umum Fraksi

TRIBUNCHANNEL.COM- MADIUN – DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah) Kabupaten Madiun menggelar Rapat Paripurna ke-14 Masa Sidang III dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Rabu (26/8/2026).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Fery Sudarsono ini dihadiri Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Purnomo Hadi, Sekda Sigit Budiarto, unsur Forkopimda, pimpinan OPD, direktur RSUD, BUMD, hingga para camat se-Kabupaten Madiun.

Sebanyak 7 Fraksi menyampaikan pandangan umum secara bergiliran. Mulai dari Fraksi Golkar Nurani Rakyat, PDIP, PKB, Demokrat, Gerindra, Nasdem, hingga PKS.

Baca Juga :  Kapolres Madiun Tinjau 3 SPPG, Pastikan Program Berjalan Optimal

Isu utama yang disorot dewan adalah penurunan dana transfer dari pusat Namun di sisi lain, DPRD mengapresiasi peningkatan Pendapatan Asli Daerah / PAD. Fraksi juga memberi masukan agar bantuan sosial ke depan lebih diarahkan pada program pemberdayaan untuk menciptakan kemandirian masyarakat.

Menanggapi hal itu, Bupati Hari Wuryanto menyebut penurunan dana transfer bukan hanya terjadi di Kabupaten Madiun, tapi di seluruh daerah. Pemerintah akan memberikan jawaban resmi dan melakukan pendekatan ke pusat agar alokasi dana tidak dipangkas.

Baca Juga :  Jaga Kelestarian Lingkungan, Polres Madiun Gandeng Perhutani KPH Madiun Tanam Ribuan Bibit

Bupati mengapresiasi masukan DPRD terkait peningkatan PAD dan berkomitmen untuk terus berinovasi.

“Salah satu yang bisa kita lakukan adalah meningkatkan PAD. Karena dana transfer kewenangannya pusat” ujarnya.

Ia juga tidak menampik jika APBD masih banyak bergantung pada dana transfer, terutama untuk belanja gaji pegawai. Sementara besarnya alokasi belanja operasional digunakan untuk perbaikan infrastruktur jalan sesuai aspirasi masyarakat.

“Semoga ke depan PAD kita bisa mengimbangi dana transfer dari pusat tutup,”harap Bupati.
Juned/Red/Adv

Berita Terkait

Polres Madiun Bersama Bapanas RI Pantau Harga dan Stok Beras, Jaga Stabilitas Pangan
Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan
Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik
Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota
Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang
Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai
Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun
DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas RI Pantau Harga dan Stok Beras, Jaga Stabilitas Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun

Rabu, 30 September 2026 - 20:01 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi

Berita Terbaru