Empat Lagu, Satu Cerita: Bumiy Resmikan EP Perdana The Story of Us
TRIBUNCHANNEL.COM- Jakarta – (10/7/2026), Penyanyi Bumiy resmi merilis EP perdananya bertajuk The Story of Us. Album mini tersebut berisi empat lagu, yakni Permintaan Hati, Hati Bertali, Japuik Tabao, dan Syair Malam. Tiga lagu pertama lebih dulu diperkenalkan sebagai single sejak awal 2026, sementara Syair Malam hadir sebagai lagu penutup yang menyempurnakan keseluruhan cerita dalam EP tersebut.
Berbeda dari kumpulan lagu pada umumnya, The Story of Us dirancang sebagai satu rangkaian narasi yang saling terhubung. Setiap lagu mewakili fase berbeda dalam sebuah hubungan, sehingga pendengar dapat mengikuti perjalanan emosional yang utuh ketika menikmati seluruh lagu secara berurutan.
Kisah dimulai lewat Permintaan Hati, yang menggambarkan keberanian seseorang untuk mengungkapkan perasaan dan berharap cintanya diterima. Cerita kemudian berlanjut dalam Hati Bertali, tentang dua hati yang tetap terhubung meski dipisahkan oleh jarak, dengan doa menjadi pengikat di antara keduanya.
Nuansa cerita berubah melalui Japuik Tabao yang dibawakan dalam bahasa Minangkabau. Lagu ini mengangkat kenyataan bahwa tidak semua rencana berjalan sesuai harapan. Sementara itu, Syair Malam menjadi penutup yang menghadirkan makna cinta dari sisi yang lebih tenang, tentang saling menjaga, menguatkan, dan menjadi tempat pulang di penghujung hari.
Seluruh lagu dalam EP ini ditulis oleh Budi Irwandi. Aransemen dan produksi musik dipercayakan kepada Deni Januarta, sedangkan proses mixing dan mastering dikerjakan oleh Irene Edmar Irawan. Sejumlah musisi juga turut berkontribusi, di antaranya Baim yang mengisi bass serta Ryan Bombadz pada gitar di lagu Permintaan Hati, sementara Yogi Mahendra mengisi bass pada Japuik Tabao. Seluruh karya tersebut diproduksi oleh GitaKita Production dengan proses rekaman yang berlangsung di 3am Studio untuk Permintaan Hati dan Hati Bertali, serta GitaKita Studio untuk Japuik Tabao dan Syair Malam.
Tak hanya menghadirkan kesinambungan melalui musik, Bumiy juga menyiapkan konsep visual yang telah dirancang sejak awal perilisan setiap single. Artwork dari masing-masing lagu dibuat layaknya potongan puzzle yang saling melengkapi. Setelah keempat lagu dirilis, seluruh artwork tersebut membentuk satu gambar utuh yang kemudian menjadi sampul resmi EP The Story of Us.
Konsep visual tersebut menjadi representasi bahwa setiap lagu merupakan bagian dari satu cerita besar yang baru terasa lengkap ketika dinikmati secara keseluruhan. Pendekatan ini memperkuat pengalaman pendengar, tidak hanya melalui musik, tetapi juga lewat identitas visual yang konsisten sejak awal perilisan.
Sebagai bagian dari perayaan peluncuran EP, Bumiy dijadwalkan menggelar showcase bertajuk Membumiy: The Story of Us pada 12 Juli 2026. Dalam pertunjukan itu, seluruh lagu dalam EP akan dibawakan untuk pertama kalinya dalam satu panggung, sekaligus menjadi kesempatan bagi Bumiy untuk berbagi cerita mengenai proses kreatif di balik setiap karya.
Melalui The Story of Us, Bumiy ingin menghadirkan pengalaman mendengarkan yang lebih dari sekadar kumpulan lagu. EP ini menjadi perjalanan tentang keberanian memulai cinta, menjaga sebuah ikatan, menerima kenyataan yang tak selalu sesuai harapan, hingga menemukan ketenangan bersama seseorang yang selalu hadir di sisi kita.
EP The Story of Us, termasuk single terbaru Syair Malam, kini telah tersedia dan dapat dinikmati melalui berbagai platform musik digital.
Yusuf/Red



















