Bukan Sekadar Networking, Indonesia Brand Circle Hadirkan Peluang Kolaborasi Nyata

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 10:41 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan Sekadar Networking, Indonesia Brand Circle Hadirkan Peluang Kolaborasi Nyata

TRIBUNCHANNEL.COM-Jakarta – Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, ada fenomena menarik yang mulai terlihat di kalangan pemilik brand Indonesia. Jika dulu banyak pelaku usaha fokus mengalahkan kompetitor, kini semakin banyak yang justru memilih membuka ruang kolaborasi untuk bertumbuh bersama.

Semangat tersebut terlihat dalam gelaran perdana “Ngopi Ngopi Bareng Brand Volume 1” yang diinisiasi Indonesia Brand Circle (IBC) di Just Eat Warkop Modern, Plaza Festival, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).

Meski dikemas sederhana melalui konsep ngopi dan networking santai, acara ini berhasil mempertemukan puluhan pemilik brand, profesional marketing, pelaku UMKM, hingga pegiat industri kreatif dari berbagai sektor.

Indonesia Brand Circle sendiri merupakan komunitas yang digagas oleh Perdana Bintang, Devrin Cahyanto Pratama, dan Aji Amdani. Berawal dari keresahan yang sama, mereka melihat banyak brand lokal memiliki produk dan layanan yang baik, tetapi masih berjalan sendiri-sendiri tanpa memiliki ruang untuk saling terhubung dan membuka peluang kolaborasi.

“Kami melihat banyak brand sebenarnya memiliki potensi untuk berkembang lebih cepat jika saling terkoneksi. Dari situ lahirlah Indonesia Brand Circle sebagai ruang untuk berbagi insight, membangun relasi, dan menciptakan kolaborasi yang nyata,” ujar Perdana Bintang.

Baca Juga :  Terinspirasi Cerita Followers, The Maira Tuangkan Kisah Cinta Terpendam Lewat “Cinta Dalam Diam”

Menariknya, Indonesia Brand Circle tidak mengusung konsep seminar atau forum bisnis formal yang penuh presentasi. Sebaliknya, komunitas ini memilih menghadirkan suasana yang lebih cair melalui obrolan santai, diskusi terbuka, dan networking yang lebih personal.

Dalam acara perdana tersebut, sekitar 40 perwakilan brand dari industri kecantikan, fashion, kuliner, teknologi, media, hingga digital marketing hadir untuk saling berbagi pengalaman dan tantangan bisnis yang mereka hadapi.

Padahal, secara keseluruhan Indonesia Brand Circle telah menghimpun ratusan brand dari berbagai daerah di Indonesia. Namun jumlah peserta sengaja dibatasi agar setiap anggota memiliki kesempatan yang lebih besar untuk berinteraksi secara mendalam.

“Kami tidak mengejar jumlah peserta yang besar dalam satu ruangan. Yang kami bangun adalah kualitas hubungan dan peluang kolaborasi yang lahir setelah acara selesai,” Ujar Devrin Cahyanto Pratama.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang acara. Banyak peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memperluas jaringan profesional, memperkenalkan bisnis mereka, hingga menjajaki potensi kerja sama dengan brand lain yang sebelumnya belum pernah mereka temui.

Tania dari Beautynesia mengaku terkesan dengan konsep yang dihadirkan Indonesia Brand Circle.

Baca Juga :  Sempat Terpuruk, Perdana Bintang Kini Bantu Pelaku Brand Perluas Koneksi dan Kolaborasi

“Biasanya networking dilakukan dalam acara yang formal. Di sini suasananya jauh lebih santai sehingga diskusi yang terjadi terasa lebih natural dan membuka banyak perspektif baru,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Syifa dari Alfagift yang menilai forum seperti ini mampu mempertemukan banyak pelaku usaha dengan latar belakang berbeda dalam satu ruang yang terbuka dan kolaboratif.

Melihat respons positif tersebut, Indonesia Brand Circle memastikan kegiatan ini tidak akan berhenti di Volume 1. Komunitas tersebut telah menyiapkan berbagai agenda lanjutan mulai dari Ngopi Ngopi Bareng Brand Volume 2, gathering, outing komunitas, hingga forum kolaborasi bisnis yang melibatkan lebih banyak brand di masa mendatang.

Ke depan, Indonesia Brand Circle ingin menjadi lebih dari sekadar komunitas networking. Mereka berharap dapat membangun ekosistem yang mempertemukan pemilik brand, marketer, kreator, dan pelaku usaha dalam satu wadah yang mampu melahirkan kolaborasi baru serta memperkuat pertumbuhan brand lokal Indonesia.

Sebab di era bisnis saat ini, peluang besar tidak selalu lahir dari ruang rapat atau presentasi formal. Terkadang, semuanya berawal dari secangkir kopi dan percakapan yang tepat.

Yusuf/Red

Berita Terkait

Terinspirasi Cerita Followers, The Maira Tuangkan Kisah Cinta Terpendam Lewat “Cinta Dalam Diam”
Kaisa Rayakan Momen Spesial Lewat Single “Selamat Ulang Tahun”
Disdikbud Lampung Raih Apresiasi Pendidikan Antikorupsi 2026
Alisha Syauqina Gunawan Hadiri Indonesian Television Awards, Dikaitkan dengan Management Arya Saloka dan Prilly Latuconsina
Didin Marlin Masuk Nominasi AMI Awards 2026 Lewat Karya Sappo’na Sumange’ Mabali
Laras Gartiana Tuangkan Kisah Penuh Makna Lewat “Cuma Aku yang Rasa”
Alisha Syauqina Lolos Seleksi OSIS, Asah Jiwa Kepemimpinan di Usia 15 Tahun
BGN Perketat Seleksi Juru Masak MBG: Wajib Sertifikat Kompetensi dan Paham SOP

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Terinspirasi Cerita Followers, The Maira Tuangkan Kisah Cinta Terpendam Lewat “Cinta Dalam Diam”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kaisa Rayakan Momen Spesial Lewat Single “Selamat Ulang Tahun”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Disdikbud Lampung Raih Apresiasi Pendidikan Antikorupsi 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Alisha Syauqina Gunawan Hadiri Indonesian Television Awards, Dikaitkan dengan Management Arya Saloka dan Prilly Latuconsina

Kamis, 24 September 2026 - 14:52 WIB

Didin Marlin Masuk Nominasi AMI Awards 2026 Lewat Karya Sappo’na Sumange’ Mabali

Minggu, 13 September 2026 - 15:02 WIB

Laras Gartiana Tuangkan Kisah Penuh Makna Lewat “Cuma Aku yang Rasa”

Minggu, 13 September 2026 - 06:18 WIB

Alisha Syauqina Lolos Seleksi OSIS, Asah Jiwa Kepemimpinan di Usia 15 Tahun

Sabtu, 12 September 2026 - 17:01 WIB

BGN Perketat Seleksi Juru Masak MBG: Wajib Sertifikat Kompetensi dan Paham SOP

Berita Terbaru