Era Politik Digital Dimulai, Rakerda Gerindra Sulut Jadi Panggung Strategi 2029

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 22 Mei 2026 - 21:55 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Era Politik Digital Dimulai, Rakerda Gerindra Sulut Jadi Panggung Strategi 2029

 

TRIBUNCHANNEL.COM–Sulut-Rapat Kerja Daerah (Rakorda) Partai Gerindra Sulut yang akan diselenggarakan pada 23 Mei 2026 di Four Points by Sheraton Manado bukan sekedar agenda konsolidasi kader atau seremoni organisasi biasa.

Di balik panggung politik itu, tersimpan pesan kuat, bhwa pertarungan menuju 2029 diam-diam sudah dimulai.

Di era politik modern, kekuatan partai tidak lagi hanya diukur dari jumlah kursi parlemen, tetapi dari kemampuan membangun pengaruh, menguasai opini publik, dan memainkan momen politik secara cerdas.

Gerindra Sulut terlihat mulai membaca arah zaman itu lebih cepat.Kehadiran figur-figur sentral dalam Rakerda menjadi simbol bahwa politik hari ini adalah pertarungan citra, jaringan kekuasaan, dan pengaruh emosional kepada rakyat.

Publik tidak hanya melihat siapa yang berkuasa, tetapi siapa yang paling terlihat bekerja, hadir, dan mampu membangun kedekatan dengan masyarakat.

Figur Ketua DPD partai besutan Presiden Prabowo Subianto yang saat ini mendapat amanah sebagai Gubernur Sulawesi Utara, Yulius Selvanus tampil tanpa kemewahan politik berlebihan, namun justru di situlah letak kekuatannya.

Di tengah era ketika publik mulai jenuh dengan pencitraan berlebihan, gaya komunikasi politik yang lebih natural Yulius Selvanus justru menjadi kekuatan tersendiri, tenang, tetapi tetap memiliki pengaruh besar dalam percaturan kekuasaan Sulawesi Utara.

Kehadirannya nanti di Rakerda Gerindra bukan hanya soal hadir sebagai kepala daerah, melainkan memberi sinyal kuat bahwa pertarungan politik 2029 sudah mulai dipetakan dari sekarang.

Baca Juga :  Bentrokan di Watuliney - Malompar Mitra, Polisi Tetapkan 10 Tersangka

Di sisi lain, Anggota Komisi III DPR RI dapil Sulut Martin Daniel Tumbelaka, kehadirannya membawa pesan bahwa koneksi pusat dan daerah masih menjadi kekuatan utama dalam konfigurasi politik di Bumi Nyiur Melambai ini.

Politik ke depan diprediksi tidak hanya soal popularitas lokal, tetapi siapa yang memiliki akses nasional, jaringan strategis, dan kemampuan menghubungkan kepentingan daerah dengan pusat kekuasaan.

Pengamat politik Jeffrey Sorongan menilai Rakerda Gerindra Sulut bukan sekedar rapat internal partai, tetapi momen konsolidasi kekuatan menuju pertarungan politik jangka panjang.

Menurut JSorongan, ada tiga kekuatan besar yang mulai dimainkan Gerindra Sulut menjelang 2029.

Pertama, konsolidasi struktur partai hingga ke akar rumput.

Dalam politik modern, mesin partai tetap menjadi fondasi utama untuk menjaga loyalitas dan menggerakkan kekuatan elektoral.

Kedua, penguasaan opini publik melalui media dan ruang digital.

Jeffrey menilai era politik hari ini telah berubah total.

Media sosial bukan lagi alat pelengkap, tetapi telah menjadi arena utama pembentukan persepsi politik masyarakat.

“Politik sekarang bukan hanya soal siapa paling kuat di lapangan, tetapi siapa yang mampu menguasai percakapan publik di ruang digital.

Elektabilitas hari ini bisa dibangun lewat narasi, visual, dan momen yang dimainkan secara konsisten,” ujar Sorongan.

Ketiga, perang citra politik yang kini jauh lebih menentukan dibanding sekedar baliho dan slogan.

Baca Juga :  Steven Mamahit Resmi Pimpin Dekopinda Minahasa Tenggara 2026–2030

Menurutnya, rakyat saat ini lebih cepat menilai ketulusan, gaya komunikasi, hingga kedekatan emosional seorang pemimpin dibanding retorika formal semata.

“Era politik lama perlahan ditinggalkan, hari ini satu foto bisa membangun persepsi, satu video bisa menaikkan elektabilitas, dan satu momen bisa mengubah arah kekuasaan,” katanya.

Sorongan juga menilai Gerindra Sulut sedang membangun pola politik baru yang menggabungkan kekuatan struktur partai, dukungan pemerintahan pusat, dan penguatan figur daerah secara bersamaan.

Strategi itu dinilai efektif dalam menghadapi perubahan perilaku pemilih, terutama generasi muda dan pemilih digital.

“Partai yang mampu menguasai ruang digital, membangun kedekatan emosional dengan rakyat, dan tetap hadir lewat kerja nyata di lapangan, berpotensi menjadi kekuatan dominan di 2029,” tambahnya.

Partai Gerindra mulai menunjukkan tanda-tanda menjadi salah satu poros utama politik Sulawesi Utara dalam lima tahun ke depan.

Namun tantangan terbesar tetap ada di tangan rakyat.

Masyarakat semakin kritis dan tidak lagi mudah percaya pada janji politik tanpa bukti nyata.

Publik meminta kerja yang nyata, lapangan pekerjaan, stabilitas ekonomi, pendidikan, infrastruktur, hingga kesejahteraan sosial.

Karena itu, Rakerda Gerindra Sulut bukan hanya tentang rapat partai.

Ini adalah panggung awal perebutan masa depan politik Sulawesi Utara, tentang siapa yang paling siap menguasai opini, membaca arah zaman, dan memenangkan hati rakyat di era politik digital yang semakin keras dan kompetitif. IOP

Stefanus/Red

Berita Terkait

OJK dan Bank SulutGo Perkuat Literasi Keuangan Nelayan di Perbatasan Utara NKRI
Putra Tomohon Jerrold HY Kumontoy Ukir Prestasi Nasional Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera
Jangan Benci Indonesia Karena Marah Kepada Penguasa
Polemik Perekrutan Perangkat Desa Makalu Memanas, Jelyta. K “Jadi Apa Desa Jika Oknum Pelakor Ikut Dilantik
HUT RI Ke-81 — 17 Agustus 2026 kali ini mengangkat tema: “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Sulut Maju atau Mundur? Isu Lingkaran Kekuasaan Guncang Kepercayaan Publik
Vanda Rantung Pimpin Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Minahasa Tenggara
OJK, Bank SulutGo dan Pemkot Bitung Bersinergi Majukan Perikanan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:32 WIB

OJK dan Bank SulutGo Perkuat Literasi Keuangan Nelayan di Perbatasan Utara NKRI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:17 WIB

Putra Tomohon Jerrold HY Kumontoy Ukir Prestasi Nasional Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Jangan Benci Indonesia Karena Marah Kepada Penguasa

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Polemik Perekrutan Perangkat Desa Makalu Memanas, Jelyta. K “Jadi Apa Desa Jika Oknum Pelakor Ikut Dilantik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:04 WIB

HUT RI Ke-81 — 17 Agustus 2026 kali ini mengangkat tema: “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Sulut Maju atau Mundur? Isu Lingkaran Kekuasaan Guncang Kepercayaan Publik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:50 WIB

Vanda Rantung Pimpin Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Minahasa Tenggara

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:09 WIB

OJK, Bank SulutGo dan Pemkot Bitung Bersinergi Majukan Perikanan

Berita Terbaru