Harga Lahan SR Disorot, Ketua Tim Pengadaan Bungkam

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 11:56 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Publik pun berhak tahu: siapa yang menentukan harga dan apa dasarnya?

TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Utara – Polemik harga lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Lampung Utara terus bergulir. Ketua Tim Pengadaan Tanah Pemkab Lampung Utara, Mat Soleh, memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait tudingan harga lahan yang disebut melebihi harga pasar.

Konfirmasi terkait persoalan tersebut disampaikan melalui sambungan telepon WhatsApp pada Selasa (8/9/2026). Namun, Mat Soleh tidak memberikan penjelasan mengenai mekanisme pengadaan maupun harga lahan yang dipersoalkan.

Dia hanya membalas singkat, “Ok”.

Di sisi lain, Kasubid Penagihan PPHTB Bappeda Lampung Utara, Tito, menyebut belum ada laporan atau berkas terkait pembelian lahan SR yang masuk ke pihaknya.

Baca Juga :  Polres Lampung Utara Gelar Sertijab PJU dan Kapolsek Jajaran

“Belum ada berkas yang masuk. Jadi untuk pajaknya belum ada. Kalau sudah masuk, pajaknya pasti ada,” ujar Tito.

Sebelumnya, Pemkab Lampung Utara menyatakan harga lahan untuk pembangunan SR tidak ditentukan oleh pemerintah daerah. Harga disebut berdasarkan hasil penilaian tim appraisal yang ditunjuk dan ditetapkan oleh BPN Lampung Utara.

Plt Kepala Dinas Perkim Lampung Utara, Dirgantara, mengatakan Pemkab hanya melakukan pembayaran berdasarkan hasil penilaian tersebut.

“Yang menentukan harga wajar itu tim appraisal. Tim ini ditunjuk dan ditetapkan oleh BPN Lampung Utara,” kata Dirgantara, Selasa (8/9/2026).

Dirgantara menegaskan Dinas Perkim tidak menentukan harga tanah. Menurutnya, instansinya hanya memfasilitasi pembayaran jasa appraisal.

Baca Juga :  Perbaikan Jalan Poros Kecamatan Abung Tengah Mulai Dikerjakan, Warga Gotong Royong Bersama Pemerintah

“Kami menerima produk akhirnya saja. Proses teknis penilaian itu ranah tim appraisal,” ujarnya.

Dia menjelaskan lokasi pembangunan SR sebelumnya sempat dikaji di sejumlah tempat. Setelah lokasi di Kecamatan Blambangan Pagar ditetapkan oleh Kementerian Sosial, tim appraisal kemudian melakukan penilaian terhadap lahan tersebut.

Pemkab Lampung Utara selanjutnya melakukan pembayaran berdasarkan hasil penilaian tim appraisal.

Namun, hingga kini muncul pertanyaan mengenai proses pengadaan dan dasar penetapan harga lahan tersebut. Terlebih, Ketua Tim Pengadaan Tanah Pemkab Lampung Utara belum memberikan penjelasan terkait persoalan yang tengah menjadi sorotan.

Darwis/tim/red

Berita Terkait

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan
Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru