Nasib Ponidi: Lumpuh, Luka Memburuk, Keluarga Kesulitan Biaya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 09:10 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nasib Ponidi: Lumpuh, Luka Memburuk, Keluarga Kesulitan Biaya

 

TRIBUNCHENNEL.COM–Lampung Utara –
Seorang warga kurang mampu bernama Ponidi (65), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh serabutan, kini hanya bisa terbaring lemah di Rumah Sakit Handayani setelah mengalami sakit berkepanjangan.

Berdasarkan keterangan keluarga kepada media TRIBUN Channel pada Selasa (14/4/2026), kondisi Ponidi bermula sejak sekitar satu tahun lalu saat dirinya didiagnosis mengalami saraf terjepit di bagian pinggang.

Seiring waktu, penyakit tersebut semakin memburuk hingga menyebabkan kelumpuhan pada kedua kakinya. Akibat terlalu lama terbaring di tempat tidur, muncul luka dan bercak-bercak pada bagian bokongnya.

Baca Juga :  DPC PWRI Lampung Utara Apresiasi Polda Lampung atas Penertiban Tambang Emas Ilegal di Way Kanan

Pihak keluarga juga menjelaskan bahwa Ponidi sempat menjalani operasi di salah satu rumah sakit di wilayah Tulang Bawang Barat. Namun, setelah tindakan operasi tersebut, kondisi luka justru semakin parah dan berkembang menjadi lubang yang terus membesar dari hari ke hari.

Saat ini, Ponidi dirawat di RS Handayani berkat bantuan berbagai pihak, termasuk kepala desa, iuran warga sekitar, serta dukungan dari tim PWRI Lampung Utara.

Baca Juga :  Soal Bunga 5 Persen, Tegaskan Simpan Pinjam Sudah Dibubarkan Sejak 2024

Ponidi diketahui merupakan warga Desa Karang Sari, Kecamatan Muara Sungkai, Kabupaten Lampung Utara. Kondisi ekonomi keluarga yang serba terbatas membuat mereka kesulitan untuk membiayai pengobatan dan kebutuhan sehari-hari.

“Kami sangat berharap bantuan dari pemerintah maupun pihak lain. Untuk makan saja kami kesulitan, apalagi biaya berobat,” ujar pihak keluarga dengan harapan mendapat perhatian.

Kasus yang dialami Ponidi ini menjadi perhatian masyarakat sekitar, sekaligus menggambarkan masih adanya warga yang membutuhkan uluran tangan untuk mendapatkan perawatan kesehatan yang layak.

Darwis/ib

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru