Nero Kunang Desak Bongkar Tuntas Dugaan Narkoba dan HP di Lapas Way Kanan: Jangan Hanya Bantah!

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:39 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Nero Kunang Desak Bongkar Tuntas Dugaan Narkoba dan HP di Lapas Way Kanan: Jangan Hanya Bantah!

TRIBUNCHANNEL.COM–Bandar Lampung– Gelombang desakan transparansi terhadap dugaan peredaran narkoba dan handphone genggam di Lapas Kelas IIB Way Kanan semakin menguat. Kali ini, sorotan tajam datang dari Ketua Umum Laskar Lampung Indonesia, Nero Kunang, yang menilai publik berhak mendapatkan penjelasan terbuka, bukan sekadar bantahan normatif dari pihak terkait.

Dalam pernyataannya, Sabtu (6/6/2026), Nero mempertanyakan adanya perbedaan sikap yang dinilai memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Di satu sisi, pihak lapas disebut telah menjatuhkan sanksi disiplin terhadap sejumlah narapidana atas pelanggaran berat berupa kepemilikan handphone. Namun di sisi lain, dugaan adanya peredaran narkoba dibantah keras.

“Titik persoalannya jelas. Ada dugaan peredaran narkoba dan handphone di dalam lapas. Pihak lapas mengakui adanya pelanggaran berat hingga menjatuhkan sanksi, tetapi membantah adanya narkoba. Kontradiksi inilah yang membuat masyarakat curiga,” tegas Nero.

Baca Juga :  Thomas Amirico: Kepsek Harus Jadi Pemimpin Hebat

Desak Investigasi Menyeluruh
Nero meminta seluruh instansi terkait tidak berhenti pada penjatuhan sanksi disiplin semata. Ia mendesak Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Inspektorat Jenderal Kementerian Hukum dan HAM, BNN Provinsi Lampung, serta aparat penegak hukum untuk melakukan investigasi menyeluruh dan independen.

Menurutnya, dugaan peredaran barang terlarang di dalam lapas merupakan persoalan serius yang tidak boleh dianggap sebagai pelanggaran administratif biasa.

“Kalau memang terbukti ada pelanggaran, tindak tegas tanpa pandang bulu. Jika tidak ada, buka seluruh data hasil pemeriksaan, hasil tes urine, SOP pengawasan, serta daftar barang sitaan. Publik berhak mengetahui fakta yang sebenarnya,” ujarnya.

Tidak hanya meminta investigasi, Nero juga mendesak agar pejabat yang bertanggung jawab di lingkungan Lapas Way Kanan dievaluasi secara menyeluruh.

Bahkan, ia meminta pencopotan Kalapas maupun petugas yang terbukti terlibat atau lalai dalam menjalankan tugas pengawasan.
Menurutnya, masuknya handphone ke dalam lapas merupakan indikator adanya celah pengawasan yang harus segera dibenahi.

Baca Juga :  Idul Adha 1447 H, PWRI Lampung Tebar Kepedulian Lewat Kurban untuk Masyarakat

“Diam itu berbahaya. Jika handphone bisa masuk, maka peluang masuknya narkoba juga terbuka. Ini bukan sekadar persoalan disiplin internal, tetapi menyangkut integritas sistem pemasyarakatan secara keseluruhan,” katanya.

Meski melontarkan kritik keras, Nero menegaskan bahwa pihaknya tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah. Ia menekankan bahwa Laskar Lampung Indonesia tidak sedang menghakimi siapa pun, melainkan menuntut transparansi dan akuntabilitas dari institusi yang bertanggung jawab.

“Kami tidak menuduh siapa pun. Yang kami tuntut adalah keterbukaan dan pertanggungjawaban kepada publik. Kepercayaan masyarakat sudah terkikis. Cara memulihkannya hanya satu: buka fakta secara terang dan tindak tegas siapa pun yang terbukti bersalah,” tegasnya.

Laskar Lampung Indonesia memastikan akan terus mengawal perkembangan kasus ini hingga muncul hasil pemeriksaan yang jelas, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan di hadapan masyarakat.

Darwis/red

Berita Terkait

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan
Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru