Pengelolaan Dana BUMDes Bumi Raharja Dipertanyakan, Diduga Dipinjamkan ke Individu di Luar Pengurus
TRIBUNCHENNEL.COM.-Lampung Utara –
Dugaan penyimpangan pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bumi Raharja, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara mencuat, setelah sejumlah narasumber menyebut dana BUMDes diduga dipinjamkan kepada pihak luar kelompok atau pengurus BUMDes.
Menurut penuturan salah seorang narasumber yang enggan disebutkan namanya, dana yang seharusnya digunakan untuk kegiatan usaha desa diduga dialihkan dalam bentuk pinjaman kepada individu yang tidak termasuk dalam struktur atau kelompok BUMDes Desa Bumi Raharja,
Pada kamis 12 Maret 2026.
Sumber tersebut menilai praktik tersebut berpotensi menyalahi aturan pengelolaan keuangan BUMDes yang seharusnya digunakan untuk kepentingan usaha desa dan pemberdayaan masyarakat.
BUMDes Desa Bumi raharja sendiri diketahui dipimpin oleh Arip, selaku ketua dan Sriyono, sebagai bendahara. Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak pengurus BUMDes terkait dugaan tersebut.
Upaya konfirmasi telah dilakukan kepada Ketua BUMDes melalui pesan aplikasi WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, pesan tersebut belum mendapatkan tanggapan meskipun status akun yang bersangkutan terlihat aktif.
Masyarakat setempat berharap adanya transparansi dalam pengelolaan dana desa, khususnya dana yang dikelola oleh BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa.
Sejumlah pihak juga meminta Inspektorat Kabupaten Lampung Utara untuk turun tangan melakukan pemeriksaan terhadap dugaan penyimpangan tersebut.
Pemeriksaan dinilai penting guna memastikan apakah benar terjadi pelanggaran dalam pengelolaan dana BUMDes tersebut.
“Jika memang ada penyimpangan, tentu harus ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku agar tidak merugikan masyarakat desa,” ujar sumber tersebut.
Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun pihak terkait mengenai dugaan tersebut. Awak media masih berupaya melakukan konfirmasi lebih lanjut kepada pihak-pihak terkait untuk memperoleh informasi yang berimbang.
Darwis/red



















