Perjalanan Inspiratif Khory Al Ghozaly, Bangkit dari Nol hingga Miliki Usaha Sendiri

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:29 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perjalanan Inspiratif Khory Al Ghozaly, Bangkit dari Nol hingga Miliki Usaha Sendiri

TRIBUNCHANNEL.COM-Surabaya – (19/6/2026), Tidak semua kesuksesan datang dari jalan yang mulus. Kisah hidup Khory Al Ghozaly atau yang akrab disapa Mas Al menjadi bukti bahwa kegagalan terbesar sekalipun tidak selalu menjadi akhir dari sebuah perjalanan. Pria kelahiran Lumajang tahun 1995 ini memulai hidup dari keluarga sederhana sebagai anak ketujuh dari sembilan bersaudara. Dengan bekal pendidikan hingga SMP, ia harus bekerja keras sejak muda demi membantu perekonomian keluarga.

Pada tahun 2016, Mas Al memutuskan merantau ke Surabaya dengan harapan mendapatkan kehidupan yang lebih baik. Berbagai pekerjaan pernah ia jalani, mulai dari karyawan rumah makan, tukang bangunan, hingga pengemudi ojek online. Setiap hari ia bekerja tanpa mengenal lelah, bahkan harus menggunakan motor sewaan untuk mencari nafkah. Meski hidup serba pas-pasan, ia tidak pernah berhenti bermimpi untuk mengubah nasibnya.

Kesempatan itu datang pada tahun 2020 ketika Mas Al mulai serius membuat konten di TikTok. Berbekal kreativitas dan kemauan belajar, ia rutin mengunggah konten transisi yang saat itu sedang digemari banyak pengguna media sosial. Tak disangka, konten-kontennya berhasil menarik perhatian jutaan orang hingga akun TikTok miliknya tumbuh pesat dan mencapai satu juta pengikut. Dari sana, berbagai tawaran endorsement dan program afiliasi mulai berdatangan.

Baca Juga :  Juara Kejurprov IBCA MMA Surabaya, PSHT Dapat Apresiasi Dansat Brimob Polda Jatim

Perlahan kehidupannya berubah. Dari yang sebelumnya hanya mampu menyewa motor untuk bekerja, Mas Al berhasil membeli kendaraan sendiri, bahkan memiliki mobil dari hasil kerja kerasnya sebagai kreator konten. Pada puncak kariernya, omzet penjualan dari program afiliasi TikTok yang dijalankannya mencapai ratusan juta rupiah. Bagi Mas Al, pencapaian tersebut bukan hanya tentang materi, tetapi bukti bahwa keberanian mencoba sesuatu yang baru bisa membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik.

Tahun 2024 menjadi salah satu momen terindah dalam hidupnya ketika ia menikah dengan seorang wanita asal Surabaya. Bersama sang istri, ia kembali aktif membuat konten yang mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Popularitasnya kembali meningkat hingga jumlah pengikutnya mencapai sekitar 1,2 juta followers. Berkat profesinya sebagai kreator konten, Mas Al bahkan berkesempatan mengunjungi berbagai negara dan menikmati pengalaman yang dulu hanya bisa ia impikan.

Namun, ujian besar kembali datang. Akun TikTok yang dibangunnya selama hampir lima tahun tiba-tiba terkena banned permanen. Dalam sekejap, jutaan pengikut dan hasil kerja keras bertahun-tahun hilang begitu saja. Peristiwa itu membuatnya terpukul dan sempat kehilangan semangat. Meski demikian, Mas Al memilih untuk tidak menyerah. Ia memutuskan bangkit dan membangun semuanya kembali dari nol.

Baca Juga :  Daniyal Jansen Tampilkan Sisi Emosional dan Konfrontatif di “Kepala Dua”

Kerja kerasnya kembali membuahkan hasil. Akun baru yang dibuatnya kini telah berkembang hingga memiliki lebih dari 600 ribu pengikut. Tidak hanya itu, Mas Al juga mengambil langkah berani dengan membuka usaha Mas Al Barbershop di kawasan Surabaya Barat. Dari seorang tukang bangunan dan ojek online, kini ia menjadi pemilik usaha yang terus berkembang.

Bagi Mas Al, perjalanan hidupnya mengajarkan bahwa kesuksesan bukanlah tentang seberapa cepat seseorang mencapai puncak, melainkan tentang kemampuan untuk bangkit setiap kali terjatuh. Ia berharap usaha barbershop yang dirintisnya dapat berkembang dan memiliki banyak cabang di masa depan. Lebih dari itu, ia ingin kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang bahwa latar belakang sederhana bukanlah penghalang untuk meraih mimpi yang besar.

Yusuf/Red

Berita Terkait

Danyonif Raider 500 Nyatakan Siap Jadi Warga PSHT di Puncak 1 Dekade Rayon Raider
Matangkan Program UKW Wilayah Timur, DPP SWI Gandeng LUKW UNITOMO Surabaya
DPP SWI Menuju Kerjasama LUKW UNITOMO, Sekaligus Konsolidasi Pengurus DPW JATIM.
Bukan Sekadar Pembinaan, Squad Nusantara Jatim dan Kemenimipas Jatim Siapkan WBP Kembali Mandiri
Ming Yan Rilis “口是心非”, Perpaduan Pop, Folk, dan Mini Rap
Dunia Hukum Berduka, Cak Sholeh Pendiri “No Viral No Justice” Tutup Usia
Puteri Kurniawan Hidupkan Kembali Semangat Nasional Lewat “Menyalalah Indonesia”
Terinspirasi Perjuangan Sang Ibu, Puteri Kurniawan Luncurkan “Tuk Bahagia Lagi”

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Danyonif Raider 500 Nyatakan Siap Jadi Warga PSHT di Puncak 1 Dekade Rayon Raider

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:38 WIB

Matangkan Program UKW Wilayah Timur, DPP SWI Gandeng LUKW UNITOMO Surabaya

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:46 WIB

DPP SWI Menuju Kerjasama LUKW UNITOMO, Sekaligus Konsolidasi Pengurus DPW JATIM.

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:38 WIB

Bukan Sekadar Pembinaan, Squad Nusantara Jatim dan Kemenimipas Jatim Siapkan WBP Kembali Mandiri

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Ming Yan Rilis “口是心非”, Perpaduan Pop, Folk, dan Mini Rap

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Dunia Hukum Berduka, Cak Sholeh Pendiri “No Viral No Justice” Tutup Usia

Rabu, 8 Juli 2026 - 16:20 WIB

Puteri Kurniawan Hidupkan Kembali Semangat Nasional Lewat “Menyalalah Indonesia”

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:29 WIB

Perjalanan Inspiratif Khory Al Ghozaly, Bangkit dari Nol hingga Miliki Usaha Sendiri

Berita Terbaru