PWRI: Sekda Baru Harus Berani Benahi Birokrasi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pernyataan PWRI: Sekda Baru Jangan Sekadar Duduk di Kursi Jabatan!

TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Tengah— Penunjukan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah yang baru diharapkan tidak sekadar menjadi agenda rutin pengisian jabatan dalam birokrasi. Momentum tersebut dinilai harus menjadi titik balik sekaligus penentu arah pembenahan tata kelola pemerintahan daerah.

Ketua DPC Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Lampung Tengah, Ferry Arief, mengatakan Sekda memiliki posisi strategis sebagai koordinator sekaligus penggerak aparatur sipil negara (ASN). Karena itu, keberadaan Sekda sangat menentukan keberhasilan pelaksanaan program pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat, Minggu 20/9/2026.

“Penunjukan Sekda baru bukan sekadar pengisian jabatan rutin. Ini merupakan momentum krusial yang akan menentukan arah perbaikan tata kelola pemerintahan Kabupaten Lampung Tengah ke depan,” ujar Ferry.

Menurutnya, terdapat tiga pilar utama yang perlu menjadi perhatian Sekda baru dalam mendorong perubahan serta mewujudkan pemerintahan daerah yang profesional dan akuntabel.

Baca Juga : 

Penguatan Tata Kelola Pemerintahan
Sekda baru diharapkan mampu memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan. Kepemimpinan birokrasi juga harus dijalankan secara profesional, terbebas dari praktik nepotisme dan kepentingan politik praktis.

Langkah tersebut diperlukan agar koordinasi antar perangkat daerah berjalan lebih efektif serta pelaksanaan program pembangunan dapat memberikan hasil yang nyata bagi masyarakat.

Penataan SDM dan Peningkatan Pelayanan Publik

PWRI Lampung Tengah juga mendorong penataan manajemen ASN berdasarkan kompetensi, kinerja, integritas, dan rekam jejak. Penempatan pejabat dan pegawai harus dilakukan secara objektif sesuai prinsip sistem merit.

Dengan pengelolaan SDM yang tepat, aparatur pemerintah diharapkan mampu memberikan pelayanan publik yang lebih cepat, responsif, adil, dan berdampak langsung terhadap kebutuhan masyarakat.

Pengelolaan Fiskal yang Transparan dan Tepat Sasaran

Pilar berikutnya adalah penguatan tata kelola fiskal melalui pengelolaan keuangan daerah yang transparan, efisien, akuntabel, dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Spanduk Pengawasan Ormas SPPG Candi Rejo Jadi Tanda Tanya Warga

Ferry menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) harus diarahkan secara optimal untuk membiayai program prioritas yang menyentuh kepentingan masyarakat serta mendukung pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.

Ia berharap proses penunjukan ataupun seleksi Sekda Kabupaten Lampung Tengah dapat dilaksanakan secara profesional, cermat, transparan, dan objektif dengan mengedepankan kompetensi serta integritas calon.

“Lampung Tengah membutuhkan birokrat yang tangguh, berintegritas tinggi, dan berani melakukan pembenahan fundamental dalam tubuh birokrasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan seluruh masyarakat,” tegasnya.

PWRI Lampung Tengah menyatakan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengawal penyelenggaraan pemerintahan, mendorong keterbukaan informasi publik, serta menyampaikan masukan yang objektif dan konstruktif bagi terwujudnya tata kelola pemerintahan daerah yang semakin baik.

Darwis/red

Berita Terkait

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan
Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru