Sepasma Jadi Panggung, Pasar dan Bukti Kerja Keras Dispertakan Madiun

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Juli 2026 - 15:57 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati dan Wakil Bupati Madiun saat membuka Sepasma di Zona Tengah Desa Tiron

TRIBUNCHANNEL.COM– MADIUN- Semarak Peringatan Hari Jadi ke-458 Kabupaten Madiun (Sepasma) tak hanya menjadi ajang hiburan rakyat. Bagi Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, momentum ini dimanfaatkan sebagai panggung untuk menampilkan hasil nyata pembangunan sektor pertanian dan perikanan sekaligus membuka akses pasar bagi petani dan pelaku UMKM.

Mengusung tema “Petani Bersatu Madiun Maju, PMM dan Gapoktan Berkarya”, stand Dinas Pertanian dan Perikanan di kawasan Zona Tengah, Desa Tiron, Kecamatan Madiun, menampilkan beragam hasil pertanian mulai dari sayuran, umbi-umbian, hingga produk olahan yang dipasarkan langsung kepada masyarakat.

Konsep tersebut merepresentasikan tiga makna utama Sepasma, yakni sebagai panggung inovasi, pasar ekonomi rakyat, dan bukti nyata kolaborasi antara pemerintah daerah, Petani Milenial Madiun (PMM), serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Selain menjadi etalase hasil program pemerintah, stand juga menghadirkan berbagai fasilitas pendukung seperti meja pamer, timbangan digital, kemasan modern, hingga sistem pembayaran digital melalui QR Code. Masyarakat tidak hanya dapat melihat produk unggulan petani, tetapi juga membelinya secara langsung.

Baca Juga :  Bupati Madiun Terima Penghargaan Kemendugbangga di Puncak Harganas 2026

Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan, Sepasma memiliki makna yang jauh lebih besar dibanding sekadar pesta rakyat.

“Sepasma bagi kita di Madiun maknanya jauh lebih dari sekadar pesta rakyat. Saya titipkan tiga makna Sepasma, khususnya untuk sektor pertanian dan perikanan kita,” ujar Bupati, Rabu (01/07/2026).

Dinas Pertanian dan Perikanan Madiun menampilkan produk olahan Petani Milenal di Sepasma Zona Tengah Desa Tiron

Menurutnya, perayaan Hari Jadi menjadi panggung untuk menunjukkan bahwa sektor pertanian Kabupaten Madiun telah bertransformasi melalui inovasi.

“Lihat backdrop kita malam ini, Kabupaten Madiun 458 Tahun. Ini panggung bagi kita untuk menunjukkan bahwa pertanian Madiun sudah berinovasi. Buktinya ada di stand Dinas Pertanian dan Perikanan, ada Petani Milenial Madiun, ada Gapoktan yang produknya sudah dikemas modern, ada QR Code, ada timbangan digital. Pertanian tidak lagi kotor dan kuno, tetapi kekinian dan memiliki nilai jual,” tegasnya.

Hari juga menekankan bahwa Sepasma harus memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat, khususnya warga Desa Tiron sebagai tuan rumah.

Baca Juga :  Pancasila Cahaya Pemersatu Bangsa, Kades Jatirejo Ali Mansur Gaungkan Semangat Kesaktian Pancasila

“Sepasma harus dirasakan manfaat ekonominya langsung oleh warga Tiron dan sekitarnya. Saat stand UMKM buka, saat petani menjual keripik, sayur, dan umbi langsung kepada masyarakat, di situlah uang berputar di desa. Itulah wujud berkolaborasi antara pemerintah, Gapoktan, dan pelaku usaha,” katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun sektor pertanian.

“Petani Bersatu Madiun Maju. Ini pesan saya. Selama petani bersatu, selama generasi milenial mau terjun ke sawah dan tambak, maka Madiun pasti maju. Kita wujudkan bersama Madiun yang Bersahaja, Berdaya Saing, Sejahtera, dan Berkelanjutan. Mari jadikan HUT ke-458 ini sebagai semangat baru. Dukung produk lokal, beli produk petani kita. Karena setiap belanja Anda adalah dukungan untuk Madiun yang lebih maju,” pungkasnya.

Melalui momentum Sepasma, Dinas Pertanian dan Perikanan berharap inovasi yang ditampilkan tidak berhenti sebagai pajangan pameran, melainkan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat daya saing produk pertanian Kabupaten Madiun di tengah perkembangan zaman.
Juned/ Red

Berita Terkait

Polres Madiun Bersama Bapanas RI Pantau Harga dan Stok Beras, Jaga Stabilitas Pangan
Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan
Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik
Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota
Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang
Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai
Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun
DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas RI Pantau Harga dan Stok Beras, Jaga Stabilitas Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:21 WIB

Tiga Personel Polres Madiun Torehkan Prestasi, Kapolres Apresiasi Dedikasi dan Profesionalisme Anggota

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Polres Madiun Ungkap Penipuan Online Pembelian Besi Baja Rp59,9 Juta, Tersangka Ditangkap di Palembang

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Merawat Harmoni Bumi Kampung Pesilat, Pemkab Madiun Lakukan Pendekatan Budaya Damai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:18 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas Pantau Stok dan Harga Beras di Madiun

Rabu, 30 September 2026 - 20:01 WIB

DPRD Kabupaten Madiun Kawal Lima Raperda Strategis, Bupati Jawab Pandangan Tujuh Fraksi

Berita Terbaru