Status “Lolos” di Akun BPS Tiba-Tiba Gagal, Rekrutmen Sensus 2026 Lampung Barat Disorot

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:23 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Status “Lolos” di Akun BPS Tiba-Tiba Gagal, Rekrutmen Sensus 2026 Lampung Barat Disorot

TRIBUNCHANNEL.COM–Lampung Barat – Polemik mencuat di balik proses penerimaan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Barat. Seorang calon petugas yang selama ini berstatus mitra BPS mengaku dicoret di detik terakhir, padahal statusnya di aplikasi resmi “Sobat BPS” tertulis lolos. Rabu (3/6/2026).

*Lolos di Sistem, Gagal di Lapangan*

Agus Irawan, warga Lampung Barat yang sudah beberapa kali menjadi mitra BPS, mempertanyakan transparansi seleksi. Ia mengaku sudah bersiap berangkat pelatihan ke Bandar Lampung pada Jumat pekan ini, namun mendadak dinyatakan gagal.

Baca Juga :  Warga Keluhkan Kinerja Kelurahan Rejosari, Bupati Lampung Utara Diminta Evaluasi

“Yang bikin saya bingung, di akun Sobat BPS status saya lolos. Tapi tiba-tiba di akhir malah gagal. Saya sudah konfirmasi ke BPS Lampung Barat, jawabannya mereka tidak tahu,” kata Agus.

*Dugaan Kesalahan Sistem atau “Main Ganti”*

Ketidakjelasan ini memicu dua dugaan, kesalahan sistem atau adanya penggantian calon tanpa penjelasan. Padahal, sebagai mitra tetap BPS, Agus merasa berhak mendapat informasi yang jelas.

“Kalau memang gagal, harusnya ada pemberitahuan resmi dan alasannya. Bukan diam saja, lalu ketika ditanya jawabnya tidak tahu. Masa iya institusi sebesar BPS tidak punya data siapa yang lolos dan tidak lolos?” ujarnya.

Baca Juga :  Dugaan Peredaran Sabu di Lapas Way Kanan Disorot, Kalapas Sebut Masih Dalam Pemeriksaan

*Tata Kelola Rekrutmen Jadi Sorotan*

Kasus ini kembali membuka masalah tata kelola rekrutmen tenaga lapangan BPS. Minimnya komunikasi dan ketidakkonsistenan data di sistem daring dinilai bisa merusak kepercayaan publik, terutama pada mitra yang sudah lama bekerja sama.

Sensus Ekonomi 2026 adalah agenda nasional yang butuh ribuan petugas lapangan. Jika proses seleksi di daerah saja sudah amburadul, dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas data di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, BPS Lampung Barat maupun Bps propinsi lampung belum memberikan penjelasan resmi terkait polemik tersebut. Media ini membuka ruang seluas luasnya kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi.

Darwis/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru