Status “Lolos” di Akun BPS Tiba-Tiba Gagal, Rekrutmen Sensus 2026 Lampung Barat Disorot
TRIBUNCHANNEL.COM–Lampung Barat – Polemik mencuat di balik proses penerimaan Petugas Sensus Ekonomi 2026 di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Lampung Barat. Seorang calon petugas yang selama ini berstatus mitra BPS mengaku dicoret di detik terakhir, padahal statusnya di aplikasi resmi “Sobat BPS” tertulis lolos. Rabu (3/6/2026).
*Lolos di Sistem, Gagal di Lapangan*
Agus Irawan, warga Lampung Barat yang sudah beberapa kali menjadi mitra BPS, mempertanyakan transparansi seleksi. Ia mengaku sudah bersiap berangkat pelatihan ke Bandar Lampung pada Jumat pekan ini, namun mendadak dinyatakan gagal.
“Yang bikin saya bingung, di akun Sobat BPS status saya lolos. Tapi tiba-tiba di akhir malah gagal. Saya sudah konfirmasi ke BPS Lampung Barat, jawabannya mereka tidak tahu,” kata Agus.
*Dugaan Kesalahan Sistem atau “Main Ganti”*
Ketidakjelasan ini memicu dua dugaan, kesalahan sistem atau adanya penggantian calon tanpa penjelasan. Padahal, sebagai mitra tetap BPS, Agus merasa berhak mendapat informasi yang jelas.
“Kalau memang gagal, harusnya ada pemberitahuan resmi dan alasannya. Bukan diam saja, lalu ketika ditanya jawabnya tidak tahu. Masa iya institusi sebesar BPS tidak punya data siapa yang lolos dan tidak lolos?” ujarnya.
*Tata Kelola Rekrutmen Jadi Sorotan*
Kasus ini kembali membuka masalah tata kelola rekrutmen tenaga lapangan BPS. Minimnya komunikasi dan ketidakkonsistenan data di sistem daring dinilai bisa merusak kepercayaan publik, terutama pada mitra yang sudah lama bekerja sama.
Sensus Ekonomi 2026 adalah agenda nasional yang butuh ribuan petugas lapangan. Jika proses seleksi di daerah saja sudah amburadul, dikhawatirkan akan berdampak pada kualitas data di lapangan.
Hingga berita ini diturunkan, BPS Lampung Barat maupun Bps propinsi lampung belum memberikan penjelasan resmi terkait polemik tersebut. Media ini membuka ruang seluas luasnya kepada pihak terkait untuk memberikan klarifikasi.
Darwis/red



















