Porsi dan Kualitas MBG di Dusun Bangun Mulyo Tuai Kritik, Wali Murid Soroti Dapur SPPG Sungkai Bersatu

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 20:51 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MBG) di Dusun Bangun Mulyo, Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara menuai kritik dari masyarakat,

TRIBUNCHANNEL.COM –Lampung Utara – Implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Dusun Bangun Mulyo, Desa Ketapang, Kecamatan Sungkai Selatan, Kabupaten Lampung Utara menuai kritik dari masyarakat, khususnya para wali siswa penerima manfaat. Keluhan tersebut ditujukan kepada pengelola dapur MBG, yakni Dapur SPPG Sungkai Bersatu, yang dinilai tidak menjalankan program sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

 

Sejumlah wali murid dan masyarakat menyampaikan keberatan terkait porsi dan kuantitas makanan yang dibagikan kepada siswa. Bahkan, beberapa di antaranya memperlihatkan perbandingan porsi makanan yang diterima anak-anak mereka dengan panduan porsi ideal yang seharusnya diterapkan dalam program MBG.

 

Berdasarkan hasil investigasi tim media di lapangan, beberapa siswa penerima manfaat dan wali murid di lingkungan SD Negeri 1 Ketapang melaporkan bahwa kualitas makanan, baik nasi maupun lauk-pauk, kerap tidak sesuai ketentuan dan cenderung minim.

Puncak kekecewaan terjadi pada Senin (15/12/2025), saat pihak SPPG Sungkai Bersatu mengantarkan makanan MBG berupa nasi dan lauk-pauk untuk dikonsumsi hari itu, serta makanan kering yang disebut sebagai jatah untuk dua hari ke depan, yakni Selasa dan Rabu (16–17 Desember 2025).

Baca Juga :  Klarifikasi Palsu Oknum Bendahara P3A Tani Jaya Menuai Reaksi Keras, Selanjutnya Akan Dilaporan ke APH

 

Beberapa wali murid berinisial “B” dan “M”, yang anaknya bersekolah di SDN 1 Ketapang, mengungkapkan kekecewaan mereka kepada tim media.

 

“Porsinya jauh dari standar SOP, apalagi jika dibandingkan kebutuhan gizi. Kadang ayamnya kecil sekali, nasinya juga sedikit. Dan makanan kering yang diperuntukkan jatah dua hari itu sangat tidak memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh BGN,” ujar salah satu wali murid.

 

Adapun rincian makanan kering yang dibagikan untuk jatah dua hari tersebut, menurut wali murid, meliputi:

 

1. Susu full cream merek Tango Kido 115 ml sebanyak 1 pcs

2. Roti bungkus merek AOKA 60 gram sebanyak 1 pcs

3. Telur rebus sebanyak 1 butir

4. Jeruk berukuran kecil sebanyak 1 buah

5. Kue jajanan dalam kemasan mika sebanyak 1 paket

6. Biskuit merek GO Malkist 10 gram sebanyak 2 pcs

7. Buah kelengkeng 1 bungkus plastik berisi 4 buah

 

Pihak sekolah membenarkan adanya pengiriman MBG tersebut. Rama, staf perpustakaan SDN 1 Ketapang, mewakili pihak sekolah, menyampaikan bahwa MBG memang diterima sesuai dengan keterangan wali murid.

Baca Juga :  Revitalisasi Pasar Dekon: Antara Harapan dan Kekwatiran

 

“Benar, kami pihak sekolah telah menerima MBG dari SPPG Sungkai Bersatu pada Senin kemarin. Yang kami terima berupa nasi dan lauk-pauk untuk dikonsumsi di hari yang sama, sedangkan makanan kering menurut arahan SPPG merupakan jatah untuk dua hari,” jelas Rama.

 

Untuk mendapatkan klarifikasi, tim media kemudian mendatangi langsung lokasi dapur MBG SPPG Sungkai Bersatu. Namun, setibanya di lokasi, dapur tersebut dalam kondisi tutup dan tidak ada aktivitas. Tim selanjutnya mencoba mendatangi rumah pemilik dapur, Fauzi, namun yang bersangkutan juga tidak berada di tempat.

 

Upaya konfirmasi akhirnya dilakukan melalui sambungan telepon WhatsApp. Dalam keterangannya, Fauzi membenarkan bahwa pihaknya memang mendistribusikan makanan kering tersebut sebagai jatah MBG untuk dua hari ke depan.

 

Hingga berita ini diterbitkan, masyarakat dan wali murid berharap adanya evaluasi dan pengawasan lebih ketat dari pihak terkait agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar berjalan sesuai tujuan, yakni memenuhi kebutuhan gizi anak-anak secara layak dan berkelanjutan.

Darwis/Red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terbaru