Menu “Keringan” Program MBG SPPG Berkah Sedayu Sidomukti Tuai Kritik Orang Tua Siswa

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 26 Februari 2026 - 20:21 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menu MBG, Kelengkeng 5 buah Kacang telur 1 bungkus, Telur rebus 1 butir, Kue jajanan kering 1 pcs

TRIBUNCHANNEL.COM –Lampung Utara – Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah dasar di Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, menuai kritik dari orang tua siswa dan pengamat pendidikan. Menu yang disajikan dinilai tidak memenuhi prinsip gizi seimbang sebagaimana panduan Badan Gizi Nasional (BGN).

 

Pada Kamis (26/2/2026), Siswa di SD Negeri Sumber Agung dan SD Negeri 2 Sidomukti menerima paket MBG berupa makanan ringan (“keringan”). Berdasarkan pantauan di lapangan, menu yang dibagikan kepada siswa SDN Sumber Agung terdiri dari:

 

Kelengkeng 5 buah

Kacang telur 1 bungkus

Telur rebus 1 butir

Kue jajanan kering 1 pcs

 

Menu tersebut dinilai jauh dari standar gizi seimbang yang seharusnya mencakup unsur karbohidrat, protein hewani, protein nabati, sayur, dan buah.

Peristiwa ini terjadi di SDN Sumber Agung dan SDN 2 Sidomukti, Kecamatan Abung Timur, Kabupaten Lampung Utara, pada Kamis, 26 Februari 2026.

Baca Juga :  DPC PWRI Lampung Utara Gelar Kegiatan Jum’at Berkah, Wujud Kepedulian Sosial Terhadap Sesama

 

Program MBG di dua sekolah tersebut diduga disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berkah Sedayu Sidomukti. Orang tua siswa sebagai penerima manfaat menyampaikan kekecewaan atas kualitas dan kuantitas makanan yang diberikan.

 

Salah satu wali murid yang enggan disebutkan namanya menyampaikan, “Kami sangat menyayangkan jika anggarannya besar tapi yang sampai ke piring anak-anak hanya menu seadanya. Ini bukan sekadar makan gratis, tapi harus bergizi sesuai janji pemerintah.”

 

Kritik muncul karena menu yang disajikan dianggap tidak sesuai dengan pedoman MBG dari Badan Gizi Nasional. Selain itu, pemerintah sebelumnya menetapkan alokasi anggaran sebesar Rp15.000 per porsi. Namun secara visual, paket makanan yang diterima siswa diperkirakan hanya bernilai sekitar Rp7.000.

 

Perbedaan signifikan antara alokasi anggaran dan menu yang diterima memunculkan pertanyaan terkait transparansi dan pengelolaan dana program.

 

Menurut keterangan sejumlah pihak, kejadian serupa diduga telah berulang kali terjadi. Kuantitas dan kualitas makanan yang dinilai rendah disebut-sebut telah memicu protes dari penerima manfaat sebelumnya.

Baca Juga :  Kejari Lampung Utara Kunjungi Pelajar Korban Keracunan MBG

 

Pada hari yang sama, awak media telah mencoba mengonfirmasi Kepala SPPG Berkah Sedayu Sidomukti melalui pesan WhatsApp. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada jawaban meski pesan terpantau telah diterima.

 

Belum ada keterangan resmi dari pihak penyedia maupun instansi terkait mengenai dugaan ketidaksesuaian standar gizi dan selisih anggaran tersebut.

 

Dengan maraknya laporan serupa, masyarakat berharap pihak berwenang segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan MBG di lapangan. Pengawasan ketat dinilai penting untuk mencegah potensi penyimpangan anggaran sekaligus memastikan tujuan utama program yakni pemenuhan gizi anak sekolah benar-benar tercapai.

 

Program MBG sejatinya dirancang untuk mendukung tumbuh kembang dan konsentrasi belajar siswa melalui asupan makanan bergizi seimbang. Karena itu, transparansi, akuntabilitas, dan pengawasan menjadi kunci agar manfaat program benar-benar dirasakan oleh anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

Darwis/Red

Berita Terkait

Wako Hendri Arnis Ikuti Festival Usaha Mikro, Perkuat Pengembangan UMKM Daerah
Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Wako Hendri Arnis Ikuti Festival Usaha Mikro, Perkuat Pengembangan UMKM Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Berita Terbaru