Mobil truk yang diuga ngangsu solar subsidi saat dibawa ke Polres Salatiga oleh tim Resmob, Senin 30/3/2026.
TRIBUNCHANNEL.COM –Salatiga – Satu unit armada truk pengangkut BBM solar di wilayah hukum Polres Salatiga di amankan oleh jajaran tim Resmob. Gerak cepat (Gercep) Polres Salatiga atas laporan masyarakat saat melihat truk sedang mengganti nomor polisi di pinggir jalan Pantura, pada Senin 30/3/2026 dini hari.
Awalnya rekan rekan media Jawa Tengah yang sedang melintas di jalan pantura Salatiga melihat ada sebuah truk mencurigakan karena sopir sedang mengganti nopol
Selanjutnya rekan media menghampiri hingga menyapa sopir. Saat ditanya salah satu rekan media, sopir mengatakan saya bekerja jadi sopir truk pengangsu solar milik seseorang yang bernama inisial (DNL). Kemudian untuk memastikan kebenarannya rekan rekan media membuka pintu bak truk terdapat ada 2 kempu kapasitas 2000 liter (2 ton).

Ironis truk tersebut menggunakan nopol yang sengaja diganti dengan cara menempelkan dengan menggunakan magnet, didalam truk juga kedapatan dua penampungan solar (Kempu) dengan kapasitas 2.000.000 liter/tone.
Sopir yang mengaku bekerja dengan bos solar DNL (nama inisial) beserta satu unit mobil truk bak kayu warna kuning kepala putih nopol AB 8781 FU saat ini sudah diamankan di Polres Salatiga oleh tim Resmob setelah menerima laporan dari rekan rekan media.
Perlu diketahui bahwa Penyalahgunaan BBM bersubsidi dapat dikenakan sanksi pidana penjara dan denda yang cukup berat. Pelaku penyalahgunaan, seperti penimbunan, pengangkutan atau pengoplosan, dapat dipenjara paling lama 6 tahun dan didenda paling banyak Rp60 miliar, sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi.
Dari rekan rekan media mengucapkan terima kasih kepada tim Resmob Salatiga yang susah menerima melayani laporan kami dengan baik dan profesional. Harapannya pelaku segera diproses hukum sesuai undang undang yang berlaku, jangan takut dengan segala bentuk tekanan intervensi dari pihak manapun, siapapun.
Sejak diturunkan berita ini, kami rekan rekan media bersama masyarakat tentunya akan terus memantau perkembangan selanjutnya
Red



















