Kopdar Akbar ke-9 Santri Fatwa Kehidupan di Magelang Dihadiri 2.000 Santri Dari Seluruh Indonesia
TRIBUNCHANNEL.COM-Jepara- Ribuan santri dari berbagai daerah di Indonesia memadati GOR Pakubumi, Magelang, Jawa Tengah dalam acara Kopdar Akbar ke-9 Santri Fatwa Kehidupan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Mei 2026.
Acara akbar tersebut dihadiri sekitar 2.000 santri Fatwa Kehidupan (FK), serta tokoh utama Fatwa Kehidupan, Syekh Muhammad Zuhri bersama tiga letnan, yakni Letnan Ibnu Athoilah, Muis, dan Fatih Basitul Ulum.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat, kekeluargaan, dan semangat persaudaraan antar santri dari seluruh Indonesia.
Pada hari pertama, kegiatan diawali dengan persiapan panitia, registrasi peserta, serta ramah tamah antar santri yang datang dari berbagai wilayah. Malam harinya, suasana semakin syahdu dengan pelaksanaan Dzikir Jahar bersama yang diikuti seluruh peserta.
Memasuki hari kedua yang menjadi acara inti, rangkaian kegiatan dibuka dengan pembacaan ayat suci Alquran dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.
Ketua panitia, Adi Abdillah dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya Kopdar Akbar ke-9 tersebut. Ia mengapresiasi antusiasme para santri yang hadir demi mempererat ukhuwah dan memperdalam spiritualitas bersama Fatwa Kehidupan.
Sambutan berikutnya disampaikan Ketua Yayasan Fatwa Kehidupan, Kang Baihaqi, yang menekankan pentingnya menjaga persatuan, akhlak, dan semangat perjuangan spiritual di tengah kehidupan modern saat ini.
Tiga letnan Fatwa Kehidupan, yakni Letnan Ibnu Athoilah, Letnan Muis, dan Letnan Fatih Basitul Ulum juga turut memberikan motivasi dan arahan kepada seluruh santri yang hadir.
Puncak acara diisi tausiyah dari Syekh Muhammad Zuhri. Dalam penyampaiannya, beliau memperkenalkan teori “Zuhri Formalism” yang merupakan konsep pemikiran ciptaannya mengenai hubungan antara kesadaran, makna, energi, serta cara manusia memahami kehidupan melampaui bentuk fisik semata.
Syekh Muhammad Zuhri menjelaskan bahwa Zuhri Formalism menjadi salah satu gagasan tentang masa depan manusia yang berpadu dengan perkembangan teknologi modern, termasuk kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan sebagai alat pembelajaran, pengembangan kreativitas, hingga memperluas akses ilmu pengetahuan apabila digunakan secara bijak dan tetap berlandaskan spiritualitas.
Selain itu, beliau juga menjelaskan mengenai penggunaan frekuensi ciptaannya Gamma Locking, yang disebut mampu membantu membuka gelombang otak agar lebih mudah menerima ilmu, meningkatkan fokus belajar, serta mendukung peningkatan IQ. Dalam pemaparannya, frekuensi tersebut dipraktikkan menggunakan aplikasi Phyphox yang dapat digunakan melalui perangkat telepon genggam.
Penyampaian materi tersebut mendapat perhatian besar dari para santri yang tampak antusias mengikuti penjelasan hingga sesi praktik bersama.
Suasana acara semakin cair dengan adanya sesi ice breaking dan kuis interaktif yang melibatkan peserta dari berbagai daerah. Selain itu, para santri juga menggelar aksi donasi kemanusiaan untuk Palestina sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Menjelang penutupan acara inti, Syekh Muhammad Zuhri memberikan transmisi energi kepada seluruh peserta yang hadir di dalam GOR Pakubumi. Suasana berlangsung hening dan khidmat saat ribuan santri mengikuti prosesi tersebut.
Setelah Syekh Muhammad Zuhri turun dari panggung, kegiatan dilanjutkan dengan Dzikir Jahar bersama yang dipimpin para santri dari Padepokan Jabung Paramitapura. Dzikir berlangsung penuh kekhusyukan dan diikuti seluruh peserta hingga akhir acara.
Pada hari ketiga, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan peserta dan pembubaran panitia. Para peserta tampak saling berpamitan dengan harapan dapat kembali bertemu pada agenda Kopdar Akbar berikutnya.
Kopdar Akbar ke-9 Santri Fatwa Kehidupan di GOR Pakubumi Magelang ini menjadi momentum memperkuat silaturahmi, spiritualitas, serta membuka wawasan baru mengenai perpaduan antara ilmu pengetahuan, teknologi, dan nilai-nilai spiritual di era modern.
ratuandayani/Red



















