Kadis Sosial Lampung Utara Menuju Kementerian Sosial RI Bahas Sekolah Rakyat dan DTSEN
TRIBUNCHANNEL.COM-Lampung Utara — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara bersama jajaran pemerintah daerah menghadiri rapat koordinasi di Gedung Kementerian Sosial Republik Indonesia, Jakarta, guna membahas sejumlah Program Strategis Nasional, di antaranya Program Sekolah Rakyat, MBG, Koperasi Desa Merah Putih, serta penguatan pelaksanaan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional).
Dalam keterangannya, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lampung Utara menyampaikan bahwa Kabupaten Lampung Utara menunjukkan capaian yang sangat baik dalam pelaksanaan DTSEN. Bahkan, penginputan data sosial ekonomi masyarakat menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Lampung.
“Terkait pelaksanaan DTSEN (Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional), Kabupaten Lampung Utara menunjukkan kinerja yang sangat baik. Alhamdulillah, capaian penginputan data daerah ini menjadi salah satu yang tertinggi di Provinsi Lampung, sehingga mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung validitas dan integrasi data sosial ekonomi nasional,” ujarnya.
Rapat yang berlangsung di Kementerian Sosial RI tersebut turut dihadiri langsung oleh Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, beserta jajaran Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial dan tim pelaksana Program Sekolah Rakyat.
Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah juga terus memperjuangkan agar Program Sekolah Rakyat dapat segera berdiri di Kabupaten Lampung Utara. Program tersebut diyakini menjadi salah satu solusi untuk memutus rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.
Sekolah Rakyat nantinya diperuntukkan bagi masyarakat kategori desil 1 atau kemiskinan ekstrem, kemudian dilanjutkan ke desil 2 apabila kuota masih tersedia. Seluruh kebutuhan siswa, mulai dari pendidikan, makan dan minum hingga tempat tinggal berbasis asrama atau boarding school, akan ditanggung penuh oleh pemerintah.
“Kami meyakini hadirnya Sekolah Rakyat akan menjadi salah satu solusi dalam memutus rantai kemiskinan di bidang pendidikan,” katanya.
Pemerintah pusat disebut memprioritaskan realisasi Program Sekolah Rakyat tahun ini untuk Kabupaten Lampung Utara dan Kabupaten Lampung Barat. Namun demikian, penyelesaian lahan masih menjadi kendala utama meskipun proses melalui ATR/BPN pada prinsipnya telah selesai.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Hamartoni Ahadis didampingi oleh Asisten I Dr. Nefad Soleh, M.Pd. selaku Ketua Tim Sekolah Rakyat, Kepala Dinas Kesehatan Imam Hanafi selaku sekretaris pembangunan Sekolah Rakyat, serta jajaran tim lainnya dari Perkim.
Turut hadir pula unsur fasilitator dari PCNU Kabupaten Lampung Utara dan PBNU, di antaranya Prof. Dr. Mukri, M.Ag. serta Kiai Mukhidin dari Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.
Darwis/red



















