Malam Penuh Berkah di Alun-Alun Karimunjawa, Sholawat Menggema Hingga Laut Jawa

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solawatan Khaul Karimunjawa Satukan Spirit Religi, Budaya, dan Kebersamaan.

 

TRIBUNCHANNEL.COM-Jepara- Sabtu 9 Mei 2029, – Karimunjawa kembali menunjukkan jati dirinya yang tak hanya dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia, tetapi juga sebagai kawasan religius yang kaya akan nilai spiritual dan budaya masyarakat pesisir.

Malam ini, Alun-Alun Karimunjawa dipenuhi ribuan jamaah yang larut dalam suasana penuh kekhusyukan pada kegiatan bertajuk “Solawatan Khaul Kepulauan Karimunjawa.” Lantunan sholawat menggema dari daratan kepulauan, berpadu dengan semilir angin laut dan langit malam Karimunjawa yang tenang, menghadirkan suasana damai yang begitu menggetarkan hati.

Gema pujian kepada Nabi Muhammad SAW terdengar membahana, diiringi tabuhan rebana dan lantunan dzikir yang menciptakan harmoni indah antara keagungan alam Karimunjawa dan spiritualitas masyarakatnya. Cahaya lampu yang menerangi kawasan alun-alun semakin menambah syahdu malam penuh keberkahan tersebut.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pengurus Alkhidmah Cabang Karimunjawa berkolaborasi dengan Pengurus Pusat, Pengurus Wilayah Jawa Tengah, serta Pengurus Daerah Kabupaten Jepara. Acara dipimpin oleh Kiyai Albadri dan dihadiri Sekretaris Pengurus Pusat Alkhidmah dari Surabaya, Ketua Pengurus Wilayah Jawa Tengah, Pengurus Daerah Kabupaten Jepara, serta Jamaah Alkhidmah se-Kecamatan Karimunjawa.

Baca Juga :  Misteri Kematian Remaja Ujung Batu Terungkap, Hasil Autopsi Pastikan Tak Ada Tanda Penganiayaan

Ketua Pengurus Cabang Alkhidmah Karimunjawa, Ustadz H. Herman Egendi, menyampaikan bahwa Solawatan Khaul Kepulauan Karimunjawa menjadi momentum mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menjaga tradisi religius masyarakat kepulauan agar terus hidup di tengah perkembangan zaman.

Sementara itu, Sekretaris Kecamatan yang juga Pelaksana Harian (Plh.) Camat Karimunjawa, Muslikhan, menegaskan bahwa sholawat bukan hanya ungkapan cinta kepada Nabi Muhammad SAW, tetapi juga kekuatan spiritual yang mampu mempererat persaudaraan dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Sholawat adalah pembuka keberkahan, penenang hati, dan penguat persaudaraan. Doa bersama malam ini adalah ikhtiar batin agar Allah SWT menjaga Karimunjawa dari segala marabahaya, melimpahkan rezeki, kesejahteraan, dan kemudahan dalam setiap langkah pembangunan,” ungkap Muslikhan.

Baca Juga :  Nekat Buka Saat Ramadan, Cafe Takamas Berdalih Tak Terima Edaran Larangan Karaoke

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung pembangunan menuju Jepara MULUS, yakni Makmur, Unggul, Lestari, dan Religius.

Menurutnya, nilai religius harus menjadi fondasi utama dalam pembangunan masyarakat Karimunjawa, terlebih sebagai kawasan wisata yang dikenal hingga mancanegara.

“Religius bukan sekadar slogan, tetapi penguatan nilai-nilai agama dan budaya dalam kehidupan masyarakat. Karimunjawa harus menjadi garda depan dalam menjaga persatuan, keamanan, kebersamaan, dan kelestarian budaya spiritual masyarakat pesisir,” tegasnya.

Warga yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai. Banyak di antara mereka berharap kegiatan religius seperti Solawatan Khaul Kepulauan Karimunjawa terus digelar sebagai penyejuk hati dan penguat identitas spiritual masyarakat kepulauan.

Malam Karimunjawa pun terasa begitu berbeda. Laut yang tenang, langit cerah, dan gema sholawat yang terus berkumandang seolah menjadi pesan bahwa di tengah pesatnya dunia pariwisata, nilai religius tetap hidup dan menjadi ruh kehidupan masyarakat Karimunjawa.

Petrus

Berita Terkait

GWS Jepara Gelar Kunjungan Edukatif dan Bakti Sosial di Panti Lansia
Arif Setiawan Buka Pagelaran Sakral “Anoman Tiwikromo”, Karimunjawa Rawat Tradisi dan Kesadaran Batin
Bunda PAUD Jepara Kunjungi PKK Donorojo dan Sanggar Batik Pandan Wangi Clering
Danrem 073 Tegaskan : Kondusifitas Jepara Tanggung Jawab Bersama, Program Nasional Wajib Dikawal
Agus Sutisna Tancap Gas! 4 Ranperda Strategis Digulirkan, Pilkades Jadi Kunci
Semangat Kartini Tumbuh di PAUD Terpadu Bintang, Anak-Anak Belajar Emansipasi Lewat Kegiatan Ceria
Bangkit Setelah 7 Tahun! Gus Hajar Resmikan Pasar Bangsri, Ribuan Pedagang Hidupkan Ekonomi Baru Jepara

Berita Terkait

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:08 WIB

Minggu, 10 Mei 2026 - 03:56 WIB

Malam Penuh Berkah di Alun-Alun Karimunjawa, Sholawat Menggema Hingga Laut Jawa

Jumat, 8 Mei 2026 - 15:41 WIB

GWS Jepara Gelar Kunjungan Edukatif dan Bakti Sosial di Panti Lansia

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:52 WIB

Arif Setiawan Buka Pagelaran Sakral “Anoman Tiwikromo”, Karimunjawa Rawat Tradisi dan Kesadaran Batin

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:43 WIB

Bunda PAUD Jepara Kunjungi PKK Donorojo dan Sanggar Batik Pandan Wangi Clering

Rabu, 6 Mei 2026 - 14:19 WIB

Danrem 073 Tegaskan : Kondusifitas Jepara Tanggung Jawab Bersama, Program Nasional Wajib Dikawal

Jumat, 1 Mei 2026 - 15:26 WIB

Agus Sutisna Tancap Gas! 4 Ranperda Strategis Digulirkan, Pilkades Jadi Kunci

Kamis, 30 April 2026 - 11:06 WIB

Semangat Kartini Tumbuh di PAUD Terpadu Bintang, Anak-Anak Belajar Emansipasi Lewat Kegiatan Ceria

Berita Terbaru

Jepara

Minggu, 10 Mei 2026 - 12:08 WIB

Kalteng

Palangkaraya Indie Fest 2026 Siap Guncang Kalteng

Minggu, 10 Mei 2026 - 04:04 WIB