Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Imbauan Tolak Kendaraan Bodong

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 26 Mei 2026 - 13:57 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satlantas Polres Lampung Utara Gencarkan Imbauan Tolak Kendaraan Bodong

 

TRIBUNCHANNEL.COM–Lampung Utara – Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Lampung Utara terus mengintensifkan upaya pencegahan tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan memasang sejumlah imbauan di berbagai titik strategis wilayah hukum Lampung Utara.

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah edukasi kepada masyarakat agar tidak membeli, menggunakan, maupun menyimpan kendaraan bermotor yang tidak memiliki surat-surat resmi dan lengkap, seperti STNK dan BPKB.

Dalam imbauan yang dipasang, masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati saat membeli kendaraan bekas. Warga diminta menolak kendaraan bodong ataupun kendaraan yang hanya dilengkapi “surat sebelah”, yakni hanya memiliki STNK tanpa BPKB.

Baca Juga :  DBH di Lampura: Keterlambatan dan Tunggakan Menghambat Pembangunan

Polisi menegaskan bahwa pembelian kendaraan tanpa dokumen resmi dapat berimplikasi hukum. Berdasarkan Pasal 480 KUHP tentang penadahan, seseorang yang membeli, menyimpan, atau menggunakan barang hasil kejahatan dapat dipidana penjara paling lama empat tahun.

Selain ancaman pidana, pelaku juga dapat dikenakan denda kategori IV dengan nilai maksimal mencapai Rp500 juta sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Kasat Lantas Polres Lampung Utara AKP Foni Salimubun melalui Kanit Kamsel Aiptu Zunun Alimisri

Baca Juga :  Stop Data Tumpang Tindih, Pemkab Lampura Rapatkan Barisan Benahi Data Kemiskinan Lewat DTSEN

berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam memutus rantai peredaran kendaraan hasil kejahatan.

Menurutnya, apabila masyarakat tidak lagi tertarik membeli kendaraan bodong, maka ruang gerak para pelaku curanmor akan semakin sempit.

“Kesadaran masyarakat menjadi kunci utama dalam menekan angka pencurian kendaraan bermotor. Jangan tergiur harga murah tanpa kelengkapan surat-surat resmi,” tulis imbauan tersebut.

Satlantas Polres Lampung Utara mengajak masyarakat untuk selalu memastikan keaslian dokumen kendaraan sebelum melakukan transaksi jual beli guna menghindari persoalan hukum di kemudian hari.

Darwis/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru