Ketua Komisi IV DPRD Lampura Desak Dinkes dan IDI Investigasi Dugaan Salah Obat di RS Maria Regina

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:34 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

DUGAAN SALAH OBAT DI RS MARIA REGINA, DPRD LAMPURA BERSUARA!

TRIBUNCHANNEL.COM–LAMPUNG UTARA –Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Lampung Utara, Imam Santosa, S.Sos, angkat bicara tegas terkait polemik meninggalnya pasien di UGD RS Maria Regina Kotabumi.

Ia mendesak Dinas Kesehatan Lampung Utara dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lampung Utara untuk segera melakukan investigasi menyeluruh dan membuka hasilnya seterang-terangnya ke publik.

Pernyataan tegas tersebut disampaikannya melalui pesan WhatsApp kepada awak media, Senin (5/10/2026).

Dalam keterangannya, Imam Santosa menyampaikan tiga poin sikap resmi.
Pertama, atas nama pribadi dan Komisi IV DPRD Lampung Utara, ia mengucapkan turut belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya almarhum Suparno alias Paino.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Tiga Pelaku Spesialis Curat Diringkus Tim Tekab 308 Sat Reskrim Polres Lampung Utara

“Atas nama pribadi dan komisi IV DPRD Lampura mengucapkan turut belasungkawa atas meninggalnya almarhum. Semoga amal ibadah ybs diterima di sisi Allah SWT. Aamiin,” Ucap ilImam Santoso.

Kedua, ia meminta Dinkes dan IDI Lampung Utara tidak tinggal diam dan segera melakukan investigasi.

“Saya meminta kepada Dinas Kesehatan dan IDI Lampung Utara segera melakukan investigasi terhadap persoalan dimaksud. Dan memberikan penjelasan seterangnya kepada publik hasil investigasi tersebut,” tegasnya.

Ketiga, Komisi IV DPRD Lampung Utara akan menindaklanjuti polemik ini secara kelembagaan dengan memanggil semua pihak terkait.

“Komisi IV akan menindaklanjuti masalah ini dengan mengundang pihak-pihak terkait yang mengetahui dan terlibat dalam polemik di RS dimaksud,” pungkasnya.

Baca Juga :  Nama Anak Dipakai Cairkan Honor Sopir, Dugaan SPJ Fiktif Mencuat

Untuk diketahui, desakan investigasi ini buntut dari meninggalnya pasien bernama Suparno alias Paino di UGD RS Maria Regina pada Senin (28/9/2026).

Pasien tersebut meninggal hanya 29 menit setelah masuk UGD. Padahal menurut penuturan istrinya, Sulyati, saat masuk pada pukul 12.40 WIB, korban masih sadar dan bisa berjalan sendiri tanpa kursi roda. Setelah meminum obat dari rumah sakit, korban meninggal pada pukul 13.09 WIB.

Pihak Humas RS Maria Regina, Maria Umi Yati, sempat membenarkan obat yang diberikan adalah obat jantung, namun tidak bisa menjelaskan rinci diagnosa pasti pasien hingga diberikan obat tersebut. Hingga kini manajemen RS belum memberikan keterangan resmi tertulis.

Darwis/tim/red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:30 WIB

Dugaan Mark-Up Rp9,9 Miliar Anggaran Swakelola Bapenda Lampung Timur Selama 2 Tahun Disorot

Berita Terbaru