Diakhir Masa Jabatan Tamuntuan Pacu Gerakan ‘Metiwo’ Secara Marathon di 4 Wilayah Kecamatan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:49 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PJ Bupati sangihe Sulawesi Utara saat menyerahkan bantuan

TRIBUNCHANNEL.COM – Sangihe – Meski berada di akhir masa jabatannya namun penjabat Bupati Sangihe, Rinny Tamuntuan tetap menunjukan semangat dan eksistensinya dalam bekerja dan melayani kepentingan masyarakat, hal ini dibuktikan ketika pada Selasa (14/05-2024).

 

Rinny Tamuntuan secara marathon menyambangi warganya yang ada di empat wilayah kecamatan dalam semangat gerakan ‘Metiwo’ atau dalam bahasa daerah Sangihe, diartikan datang berkunjung ( menyambangi ) masyarakat yang ada di wilayah Kecamatan.

Antusias masyarakat yang datang pada progam metiwo

 Program metiwo merupakan salah satu agenda kerja Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe yang rutin dilakukan sejak Rinny Tamuntuan menjabat sebagai bupati Sangihe. Program ini sangat membantu masyarakat dalam pelayanan publik serta terbukanya ruang konsultasi antara masyarakat dengan PJ Bupati dan jajarannya dalam peningkatan mutu pelayanan.

 

Meski jabatan Rinny Tamuntuan akan segera berakhir pada 22 mei 2024 , namun dia terlihat larut bersama warga dalam program metiwo di tiga kecamatan Tahuna, Tahuna Timur dan Tahuna Barat. Dihadiri oleh sekretaris Daerah bersama puluhan pejabat eselon II, camat setempat, parah lurah, ketua RT dari 3 wilayah kecamatan, tokoh masyarakat dan tokoh agama, Tamuntuan tampil energik menyampaikan sejumlah program pembangunan baik yang telah dilakukan maupun yang sementara dia perjuangkan

Baca Juga :  Persiapan Pengadaan ASN-TA.2024, Pj Bupati Sangihe Hadiri Rakornas Bersama Kementerian PAN-RB

 

Penjabat Bupati sangihe saat memberikan sambutan dalam program metiwo

Dalam sambutannya Tamuntuan mengatakan dirinya akan tetap memberikan perhatian pada sejumlah persoalan yang dihadapi. “Memang masih ada sejumlah masalah yang harus kita selesaikan diantaranya PDAM yang saat ini 2 mesin pompa air mengalami kerusakan, santunan dana duka serta insentif untuk para rohaniawan, semua itu akan tetap diperjuangkan dalam APBD perubahan nanti” kata Tamuntuan.

 

Walaupun masih ada sejumlah persoalan yang tersisa , namun Tamuntuan mengatakan bahwa ada begitu banyak bukti pembangunan yang sudah terealisasi lewat perjuangan dan kerja keras kita semua.

Antusias masyarakat yang datang pada progam metiwo.

“Di yang masih tersisa namun pemerintah daerah secara bersama telah mampu melakukan kerja keras membangun sejumlah ruas jalan, di beberapa kecamatan (sarupatung) juga jalan dan talud pemecah ombak ( Boulevar Tidore) perbaikan dan pembangunan pelabuhan Ferry Pananaru dan pelabuhan Nusantara Tahuna serta pekerjaan yang lainnya yang sudah terealisasi.itu semua adalah bukti kerja keras pemerintah bersama dengan seluruh pihak terkait,” kata Tamuntuan.

Baca Juga :  Sianida Diduga Palsu Beredar di Sulut, Penambang Rakyat Meminta APH Bongkar Aktor Intelektual

 

Ada Yang menarik saat Tamuntuan turun melaksanakan program metiwo di wilayah Kecamatan Manganitu kampung belengan, meski tersisa sepekan lagi menjadi orang nomor satu di Sangihe, ternyata masih banyak masyarakat yang berharap Rinny Tamuntuan tetap dapat memimpin Sangihe.

 

Bahkan nyaris semua Kapitalaung (Kepala Kampung) yang terlibat sesi tanya jawab,masih mengusulkan berbagai program pembangunan,termasuk pihak sekolah yang hadir,juga menyampaikan berbagai harapan,diantaranya soal kekurangan guru dan bangunan fisik gedung sekolah.

“Kami tahu Ibu Rinny tidak lama lagi akan meletakan jabatan, tapi kami sangat berharap agar Rinny Tamuntuan dapat kembali memimpin Sangihe. Dan untuk permasalahan kami di Kampung harus kami sampaikan, apalagi saat ini Ibu didampingi para pimpinan instansi teknis ( kepala Dinas), “ungkap salah satu Kapitalaung ( kepala desa).

 

Dalam kegiatan metiwo, penjabat Bupati Sangihe juga menyerahkan bantuan sarana perikanan tangkap kepada 5 kelompok usaha bersama, bantuan berupa mesin ketinting 13 PK, dan cool box sebanyak 32 unit yang dananya bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) Tahun anggaran 2024. ( ADV )

 

Adrianto/Red

Berita Terkait

OJK dan Bank SulutGo Perkuat Literasi Keuangan Nelayan di Perbatasan Utara NKRI
Bupati Dyah Kartika Meninjau Rumah Warga Yang Mendapatkan Program Bedah Rumah HUT PMI Kendal
DPRD Provinsi Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah
DPRD Provinsi Jateng hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Jateng 2026-2031
HUT 81 Jateng: Satukan Energi Positif Bangun Jateng Lebih Baik
DPRD Provinsi Jateng Terima Award, Terbaik Nasional Pengelolaan JDIH
HUT RI ke-81, DPRD Provinsi Jateng Hadiri ‘Detik-detik Proklamasi’
Putra Tomohon Jerrold HY Kumontoy Ukir Prestasi Nasional Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:32 WIB

OJK dan Bank SulutGo Perkuat Literasi Keuangan Nelayan di Perbatasan Utara NKRI

Rabu, 2 September 2026 - 15:50 WIB

Bupati Dyah Kartika Meninjau Rumah Warga Yang Mendapatkan Program Bedah Rumah HUT PMI Kendal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:24 WIB

DPRD Provinsi Jateng Terima Kritik Mahasiswa atas Program Pemerintah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 16:11 WIB

DPRD Provinsi Jateng hadiri Pengukuhan Pengurus MUI Jateng 2026-2031

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:10 WIB

HUT 81 Jateng: Satukan Energi Positif Bangun Jateng Lebih Baik

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:34 WIB

DPRD Provinsi Jateng Terima Award, Terbaik Nasional Pengelolaan JDIH

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:28 WIB

HUT RI ke-81, DPRD Provinsi Jateng Hadiri ‘Detik-detik Proklamasi’

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:17 WIB

Putra Tomohon Jerrold HY Kumontoy Ukir Prestasi Nasional Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera

Berita Terbaru