Sianida Diduga Palsu Beredar di Sulut, Penambang Rakyat Meminta APH Bongkar Aktor Intelektual

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 15 April 2026 - 12:24 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sianida Diduga Palsu Beredar di Sulut, Penambang Rakyat Meminta APH Bongkar Aktor Intelektual

 

TRIBUNCHANNEL.COM-SULUT — Provinsi Sulawesi Utara kembali diguncang oleh peredaran bahan kimia berbahaya yang diduga ilegal. Kali ini, masyarakat diimbau untuk ekstra waspada terhadap sianida (CN) bermerek “tekwang” yang dicurigai sebagai produk tiruan dan diduga berasal dari jaringan lintas batas negara.

 

Peredaran sianida palsu bukan sekadar pelanggaran hukum ini adalah ancaman serius terhadap keselamatan manusia dan keberlangsungan ekonomi penambang rakyat. Bahan kimia yang tidak terstandarisasi berpotensi menimbulkan kecelakaan kerja, kerusakan lingkungan, hingga kerugian finansial yang tidak kecil.

Aparat Penegak Hukum (APH) didesak tidak berhenti pada penindakan di lapangan semata.

 

Publik menuntut langkah tegas dan terukur untuk menelusuri aktor intelektual di balik distribusi barang berbahaya ini. Dugaan adanya “pemain belakang layar” memperkuat indikasi bahwa praktik ini bukan kerja individu, melainkan jaringan terorganisir.

Baca Juga :  398 pantarlih di Lantik KPU Sangihe, PJ Bupati: Pastikan Proses Pemilu Jujur dan Adil Serta Berkualitas

Di tengah situasi ini, masyarakat memberikan apresiasi kepada jajaran Polres Minahasa Tenggara (Mitra) yang telah bergerak cepat.

 

Penangkapan dan penahanan sebuah mobil pickup Grand Max yang diduga mengangkut sianida bermerek “tekwang” menjadi bukti bahwa penegakan hukum masih berjalan dan tidak tumpul ke bawah saja.

 

Namun, keberhasilan ini baru langkah awal.

Keluhan keras datang dari para penambang rakyat. Salah satu penambang yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keselamatan mengaku mengalami kerugian signifikan akibat penggunaan sianida yang diduga palsu tersebut.

 

“Kami beli dengan harga mahal, tapi hasilnya nol. Ini bukan cuma rugi uang, tapi juga membahayakan nyawa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Tuntut Keadilan Lawan Korupsi di Pasar Manado, IKAPPI Mantan Pegawai dan Pedagang Siap Gelar Aksi di Polda Sulut

Pernyataan ini mempertegas bahwa peredaran sianida ilegal bukan sekadar persoalan ekonomi, melainkan juga kemanusiaan.

 

Jika dibiarkan, praktik ini akan terus memakan korban diam-diam namun pasti.

Sudah saatnya APH naik kelas: tidak hanya menangkap kurir atau sopir, tetapi mengungkap dan menyeret ke meja hijau para dalang yang bermain di balik distribusi bahan kimia berbahaya ini. Transparansi, ketegasan, dan keberanian menjadi kunci untuk memutus rantai peredaran.

 

Masyarakat kini menunggu: apakah hukum akan benar-benar tajam ke atas, atau kembali tumpul di hadapan kekuatan tersembunyi?

Satu hal yang pasti keselamatan rakyat tidak boleh ditukar dengan kelengahan.

Stefanus/Red

Berita Terkait

OJK dan Bank SulutGo Perkuat Literasi Keuangan Nelayan di Perbatasan Utara NKRI
Putra Tomohon Jerrold HY Kumontoy Ukir Prestasi Nasional Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera
Jangan Benci Indonesia Karena Marah Kepada Penguasa
Polemik Perekrutan Perangkat Desa Makalu Memanas, Jelyta. K “Jadi Apa Desa Jika Oknum Pelakor Ikut Dilantik
HUT RI Ke-81 — 17 Agustus 2026 kali ini mengangkat tema: “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur
Sulut Maju atau Mundur? Isu Lingkaran Kekuasaan Guncang Kepercayaan Publik
Vanda Rantung Pimpin Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Minahasa Tenggara
OJK, Bank SulutGo dan Pemkot Bitung Bersinergi Majukan Perikanan
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 16:32 WIB

OJK dan Bank SulutGo Perkuat Literasi Keuangan Nelayan di Perbatasan Utara NKRI

Selasa, 18 Agustus 2026 - 05:17 WIB

Putra Tomohon Jerrold HY Kumontoy Ukir Prestasi Nasional Jadi Komandan Upacara Penurunan Bendera

Minggu, 16 Agustus 2026 - 20:23 WIB

Jangan Benci Indonesia Karena Marah Kepada Penguasa

Senin, 10 Agustus 2026 - 11:10 WIB

Polemik Perekrutan Perangkat Desa Makalu Memanas, Jelyta. K “Jadi Apa Desa Jika Oknum Pelakor Ikut Dilantik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:04 WIB

HUT RI Ke-81 — 17 Agustus 2026 kali ini mengangkat tema: “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Sulut Maju atau Mundur? Isu Lingkaran Kekuasaan Guncang Kepercayaan Publik

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:50 WIB

Vanda Rantung Pimpin Srikandi Jaga Desa ABPEDNAS Minahasa Tenggara

Jumat, 26 Juni 2026 - 20:09 WIB

OJK, Bank SulutGo dan Pemkot Bitung Bersinergi Majukan Perikanan

Berita Terbaru