Dugaan Keterlibatan Oknum TNI dalam Tambang Emas Ilegal di Ratatotok, Kodam XIII/Merdeka Berikan Klarifikasi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 12 September 2025 - 18:32 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E. S. Lalawi, S.I.P

TRIBUNCHANNEL.COM – Manado – Pemberitaan salah satu media online yang menyeret nama seorang oknum anggota TNI AD bernama Sultan, yang bertugas di Kodam XIII/Merdeka Sulawesi Utara, menuai tanggapan tegas dari pihak Kodam. Jumat 12/09/2025

 

Berita tersebut berisikan adanya dugaan terlibat oknum anggota TNI dalam aktivitas pengamanan tambang emas ilegal (PETI) yang beroperasi di wilayah Pasolo, Kecamatan Ratatotok, Kabupaten Minahasa Tenggara. Aktivitas tambang ilegal ini disebut masih berlangsung bebas dan diduga milik dari Ko Hongo, Ci Gin, dan Ko Yuho serta bekerja siang maupun malam hari

Baca Juga :  Aksi Damai Hari Anti korupsi Sedunia, IKAPPI Manado Desak Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Perumda Pasar Manado

 

Merespons pemberitaan tersebut, Kepala Penerangan Kodam XIII/Merdeka, Kolonel Infanteri Daniel Lalawi, menyayangkan media yang memberitakan tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada pihak Kodam.

 

“Sayang sekali media yang memuat berita tidak melakukan konfirmasi terlebih dahulu kepada kami sebelum berita tersebut dipublikasikan. Seharusnya klarifikasi menjadi bagian penting agar tidak menimbulkan kesan tuduhan sepihak tanpa bukti yang jelas,” ujarnya.

 

Kolonel Lalawi menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemeriksaan internal guna menindaklanjuti laporan ini secara objektif dan sesuai prosedur hukum yang berlaku di lingkungan TNI.

Baca Juga :  PJS Sulut Nilai Wartawan Harus Masuk Struktur Tim Reformasi Polri Bentukan Presiden

 

“Kami harus cek dulu kebenaran informasi ini secara menyeluruh. Apabila benar ada keterlibatan oknum anggota TNI, maka akan diproses sesuai ketentuan hukum militer. Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum,” tambahnya.

 

Wilayah Kodam XIII/Merdeka diketahui mencakup pertahanan militer di Provinsi Sulawesi Utara dan Gorontalo, dengan markas komando berada di Kota Manado. Kodam XIII/Merdeka selama ini dikenal aktif dalam mendukung pemberantasan aktivitas ilegal, termasuk pertambangan liar, yang merusak lingkungan dan merugikan negara.

(Stefanus)

Berita Terkait

Wako Hendri Arnis Ikuti Festival Usaha Mikro, Perkuat Pengembangan UMKM Daerah
Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Wako Hendri Arnis Ikuti Festival Usaha Mikro, Perkuat Pengembangan UMKM Daerah

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru