Oknum Operator P3K MAN 1 Kotabumi Lampung Utara Diduga Melakukan Tindakan Pelecehan dan Penipuan Anak Dibawah Umur

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 Oktober 2025 - 00:46 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MAN 1 Kotabumi Lampung Utara

TRIBUNCHANNEL.COM –Lampung utara – NA (16th) seorang anak perempuan di bawah umur warga kotabumi lampung utara di duga mengalami pelecehan dan penipuan anak di bawah umur oleh SDC seorang oknum operator P3K di MAN 1 lampung utara.

 

Kepada awak media NA menceritakan kronologis sejak perkenalan serta pertemuan nya dengan SDC pada tanggal 17 juni 2025. Lanjut ke esokan hari nya (18 / 6 /2025) SDC menjemput dan mengajak NA bertemu ,di hari itupun SDC mulai gencar  melancarkan rayuan licik nya demi memenuhi nafsu bejad nya terhadap NA.

 

Hingga kebersamaan mereka tiba di waktu malam hari SDC merayu dan memaksa NA untuk menginap di rumah SDC ,NA pun tak kuasa menolak ajakan tersebut yang ternyata setelah tiba di rumah yang di janjikan ternyata tempat tersebut adalah sebuah kost-kostan.

Baca Juga :  Diduga Ada Gudang Untuk Penimbun Solar Ilegal Milik Yopi dan Nanda Anak Pensiunan Polisi, APH Harus Tegas

 

Di kostan itu NA pertama kali mulai di setubuhi hingga 3 kali berturut-turut oleh SDC dengan iming-iming akan di nikahi.

 

Kejadian itu terus berulang hingga tanggal 20 juni 2025 ,setelah itu SDC mulai memberi signal menghindar dari NA.

 

Berhubung SDC susah di hubungi maka NA menceritakan kronologi kejadian tersebut kepada keluarga nya sehingga keluarga NA pun mendatangi kediaman SDC untuk meminta pertanggung jawaban.

 

Setelah di mediasi akhirnya SDC pun menikahi NA pada 10 agustus 2025 ,namun baru sekitar 1 bulan pernikahan tersebut SDC tanpa sepengetahuan NA menggugat cerai NA tanpa alasan yang jelas.

Baca Juga :  Jelang Puasa, Kodim Kendal Gelar Pasar Murah Untuk Warga

 

Di duga pernikahan tersebut hanya modus SDC untuk menghindari proses hukum yang akan di tempuh pihak NA sebelum nya.bagaimana tidak ,NA sudah terlanjur putus sekolah dan masa depan nya terancam hancur.

 

Hingga berita ini di tayangkan NA sudah melaporkan perkara ini ke KANWIL KEMENAG provinsi lampung.

Ia berharap KEMENAG dapat meninjau kembali status P3K SDC mengingat perilaku SDC yang tidak mencerminkan kemanusiaan sebagai perangkat dalam pemerintahan.

 

Tim/Red

Berita Terkait

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda
Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:30 WIB

Ketua DPRD Lampura Tegaskan Komitmen Dukungan Legislatif untuk Pembinaan Generasi Muda

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terbaru