Akui Proyek Rp2 Miliar, Kadis PU Pesisir Barat Bungkam Saat Diminta Data Tender

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:36 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Akui Proyek Rp2 Miliar, Kadis PU Pesisir Barat Bungkam Saat Diminta Data Tender

 

TRIBUNCHANNEL.COM-Pesisir Barat – PPK Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pesisir Barat mengkonfirmasi proyek pembangunan Kantor Kelurahan Pasar Krui sudah masuk tahap lelang di LPSE dan saat ini masih dalam masa sanggah.

Konfirmasi tersebut disampaikan Kepala Dinas PU Pesisir Barat selaku PPK melalui pesan WhatsApp pada Kamis 28 Mei 2026.“Sudah. Sekarang masih masa sanggah,” jawab Kadis saat ditanya status paket tersebut.

Ia juga membenarkan bahwa paket yang dimaksud adalah proyek tahun anggaran 2026 dengan nilai pagu Rp2 miliar.“Ya yang tahun ini lah bos… pagu nya 2M,” tulisnya.

Namun saat diminta nomor tender dan nama Pokja untuk verifikasi data resmi di LPSE Pesisir Barat, PPK tidak memberikan jawaban. Sebelumnya ia hanya meminta agar media mengecek sendiri di laman LPSE Pesisir Barat.

Sesuai Perpres No. 12 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, informasi proses pengadaan yang tidak mengganggu jalannya pemilihan bersifat terbuka untuk publik. Nomor tender dan nama Pokja merupakan data yang wajib diumumkan di LPSE.

Baca Juga :  Dukung Ketahanan Pangan, Irigasi Karimenga Ubah Lahan Tidur Jadi Sawah Produktif di Tontalete

Hingga berita ini diturunkan, PPK Dinas PU Pesisir Barat belum bersedia memberikan nomor tender dan nama Pokja paket Kantor Kelurahan Pasar Krui meski diminta untuk verifikasi dan menghindari kesalahan kutip. Upaya konfirmasi lanjutan masih dilakukan.

Opini: Transparansi Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban

Sikap Kadis PU Pesisir Barat yang mengakui status lelang dan pagu proyek, namun enggan memberikan nomor tender dan nama Pokja, menimbulkan pertanyaan soal komitmen terhadap keterbukaan informasi publik.

Proses pengadaan barang/jasa pemerintah memang punya tahapan sensitif. Tapi data dasar seperti nomor tender, nilai HPS, dan nama Pokja adalah informasi yang wajib dibuka di LPSE. Itu bukan rahasia negara. Perpres 12/2018 sudah menegaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengadaan.

Ketika seorang PPK meminta media “buka aja LPSE” tanpa mengarahkan ke nomor tender yang spesifik, publik jadi kesulitan memverifikasi. Tanpa nomor tender, risiko salah kutip justru lebih besar.

Baca Juga :  Sukses Dapat Animo Luar Biasa, Mas Aaf Dorong Peserta Festival Balon Udara Semakin Kreatif

Sikap seperti ini bisa ditafsirkan dua hal, pertama, pejabat belum paham bahwa verifikasi data adalah bagian dari kerja jurnalistik. Kedua, ada keengganan untuk dicek publik lebih jauh. Keduanya bermasalah.

Publik berhak tahu bagaimana uang Rp2 miliar dibelanjakan. Dan pejabat publik punya kewajiban menjelaskan, bukan menghindar. Transparansi bukan beban, tapi cara membangun kepercayaan. Kalau prosesnya bersih, seharusnya tidak ada yang ditutup-tutupi.

Desakan Audit Menyeluruh. Mengingat minimnya keterbukaan data di awal proses, publik berhak mendesak adanya audit menyeluruh terhadap paket Kantor Kelurahan Pasar Krui. Audit oleh Inspektorat Daerah dan BPK diharapkan bisa memastikan kesesuaian dokumen lelang, RAB, dan proses pengadaan dengan aturan yang berlaku.

Jika dalam proses audit ditemukan kejanggalan administratif maupun indikasi penyimpangan, maka aparat penegak hukum yang berwenang dapat menindaklanjutinya sesuai ketentuan perundang-undangan. Langkah ini penting agar uang rakyat tidak berakhir pada proyek yang tidak akuntabel.

Darwis/red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa
Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 18:50 WIB

Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terbaru