BGN Perketat Seleksi Juru Masak MBG: Wajib Sertifikat Kompetensi dan Paham SOP

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 12 September 2026 - 17:01 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukan cuma jago masak! Juru masak MBG kini wajib punya sertifikat kompetensi dan memahami SOP, gizi, hingga manajemen waktu produksi.

TRIBUNCHANNEL.COM-JAKARTA – Badan Gizi Nasional memperketat standar pengelolaan dapur Makan Bergizi Gratis. Kini, setiap juru masak di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi wajib melewati proses seleksi yang jauh lebih ketat.

Kepala BGN Sudaryono menegaskan, yayasan mitra tidak bisa lagi sekadar mengajukan nama. Setiap calon koki harus melalui pendataan, verifikasi profil, hingga pemeriksaan latar belakang secara menyeluruh.

“Kami cek pengalamannya. Tidak cukup bisa masak, tapi juga harus punya sertifikat kompetensi,” ujar Sudaryono melalui unggahan di akun Instagram resminya.

Baca Juga :  Jelang Hari Kebebasan Pers Sedunia dan Munas, SWI Audensi Dengan Kemendagri

Menurut Sudaryono, peran juru masak di dapur MBG sangat menentukan kualitas makanan yang sampai ke penerima manfaat. Karena itu, seorang koki dituntut memahami proses dari hulu ke hilir.

Mulai dari cara memilih dan mengadakan bahan pangan, menyusun menu dasar yang sederhana namun bergizi, hingga menguasai standar operasional prosedur produksi dalam skala besar.

Seorang juru masak MBG juga harus paham manajemen waktu. Kapan harus mulai memasak, kapan makanan harus matang, dan berapa lama prosesnya agar gizi dan cita rasa tetap terjaga saat disajikan.

Baca Juga :  Pernyataan “Wajib Kerja Sama dengan PWI” Dinilai Diskriminatif, Langgar UU Pers dan Prinsip Netralitas Pemerintah

“Dia harus paham belanja bahan, paham masakan yang bergizi, dan paham manajemen waktu produksi,” jelas Sudaryono.

Kebijakan baru ini sekaligus mengubah paradigma lama. Yayasan mitra tidak lagi diperkenankan hanya membangun dapur lalu menyerahkan sepenuhnya operasional kepada kepala dapur tanpa pengawasan.

Untuk mendukung proses ini, BGN akan menyediakan tautan pendaftaran khusus bagi para calon juru masak. Setelah lolos seluruh tahapan seleksi, barulah surat tugas resmi diterbitkan.

Langkah ini diharapkan dapat menjaga mutu, keamanan, dan kandungan gizi makanan MBG bagi jutaan siswa dan masyarakat di seluruh Indonesia.

Darwis/Red

Berita Terkait

Terinspirasi Cerita Followers, The Maira Tuangkan Kisah Cinta Terpendam Lewat “Cinta Dalam Diam”
Kaisa Rayakan Momen Spesial Lewat Single “Selamat Ulang Tahun”
Disdikbud Lampung Raih Apresiasi Pendidikan Antikorupsi 2026
Alisha Syauqina Gunawan Hadiri Indonesian Television Awards, Dikaitkan dengan Management Arya Saloka dan Prilly Latuconsina
Didin Marlin Masuk Nominasi AMI Awards 2026 Lewat Karya Sappo’na Sumange’ Mabali
Laras Gartiana Tuangkan Kisah Penuh Makna Lewat “Cuma Aku yang Rasa”
Alisha Syauqina Lolos Seleksi OSIS, Asah Jiwa Kepemimpinan di Usia 15 Tahun
Wachita Rica Hadirkan Dua Energi Baru dalam “LA MERCE” dan “CLINGY”

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Terinspirasi Cerita Followers, The Maira Tuangkan Kisah Cinta Terpendam Lewat “Cinta Dalam Diam”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:54 WIB

Kaisa Rayakan Momen Spesial Lewat Single “Selamat Ulang Tahun”

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:26 WIB

Disdikbud Lampung Raih Apresiasi Pendidikan Antikorupsi 2026

Senin, 28 September 2026 - 17:31 WIB

Alisha Syauqina Gunawan Hadiri Indonesian Television Awards, Dikaitkan dengan Management Arya Saloka dan Prilly Latuconsina

Kamis, 24 September 2026 - 14:52 WIB

Didin Marlin Masuk Nominasi AMI Awards 2026 Lewat Karya Sappo’na Sumange’ Mabali

Minggu, 13 September 2026 - 15:02 WIB

Laras Gartiana Tuangkan Kisah Penuh Makna Lewat “Cuma Aku yang Rasa”

Minggu, 13 September 2026 - 06:18 WIB

Alisha Syauqina Lolos Seleksi OSIS, Asah Jiwa Kepemimpinan di Usia 15 Tahun

Sabtu, 12 September 2026 - 17:01 WIB

BGN Perketat Seleksi Juru Masak MBG: Wajib Sertifikat Kompetensi dan Paham SOP

Berita Terbaru