Borok Pengelolaan Dana BOS SMAN 1 Tumijajar Terendus: Anggaran Ekskul Dipangkas Drastis, Kepsek Pilih “Alergi” Wartawan

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 15:04 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Borok Pengelolaan Dana BOS SMAN 1 Tumijajar Terendus: Anggaran Ekskul Dipangkas Drastis, Kepsek Pilih “Alergi” Wartawan

TRIBUNCHENNEL.COM–Tulang bawang Barat–Manajemen pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOS) di SMAN 1 Tumijajar kini menjadi sorotan tajam. Dibalik angka-angka fantastis yang dikelola, ditemukan sederet kejanggalan yang mengarah pada dugaan manipulasi anggaran.

Ironisnya, Kepala Sekolah SMAN 1 Tumijajar, Mohd Najamuddin, justru menunjukkan sikap antikritik dengan memblokir akses komunikasi awak media.

Anggaran Siswa “Dikebiri”, Biaya Pemeliharaan Meroket
Hasil investigasi data menunjukkan adanya anomali anggaran yang sangat mencolok antara tahun 2024 dan 2025. Publik bertanya-tanya atas dasar apa kebijakan sekolah memangkas habis anggaran Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler hingga menyisakan hanya Rp 9.870.000 di tahun 2025, padahal tahun sebelumnya mencapai Rp 110.740.000.

“Ini adalah pengkhianatan terhadap hak siswa. Bagaimana mungkin dengan jumlah siswa yang bertambah menjadi 1.063 orang, anggaran untuk kegiatan mereka justru dikebiri hingga 90 persen? Ke mana larinya uang tersebut?” ujar seorang pengamat pendidikan yang meminta identitasnya dirahasiakan.

Baca Juga :  Peringati Hari Disabilitas Internasional, Korem 071/Wijayakusuma Pelopori Gerakan Orang Tua Asuh Disabilitas Ganda

Kontras dengan pemangkasan dana siswa, pos Pemeliharaan Sarana dan Prasarana justru membengkak hingga Rp 147.120.000 pada Tahap 1 2025. Lonjakan yang mencapai hampir 500% dibandingkan periode tahun sebelumnya ini patut dicurigai sebagai celah “penggelembungan” (mark-up) anggaran untuk mencari keuntungan pribadi atau kelompok.

Administrasi “Gemuk” yang Mencurigakan
Ketidakwajaran juga terlihat pada pos Administrasi Kegiatan Sekolah dan Asesmen yang secara rutin menyedot anggaran di atas Rp 250 juta per tahun. Besarnya dana operasional kantor ini dinilai tidak sebanding dengan output kualitas sarana prasarana yang ada, sehingga memicu spekulasi adanya laporan fiktif di atas kertas.

Kepsek Mohd Najamuddin Bungkam dan Blokir WhatsApp: Ada Apa?
Sikap Kepala SMAN 1 Tumijajar, Nazaruddin, kian memperkeruh suasana. Bukannya memberikan klarifikasi sebagai bentuk akuntabilitas publik, ia justru memilih menutup diri. Tindakan Nazaruddin yang diduga memblokir nomor WhatsApp wartawan saat dikonfirmasi menunjukkan mentalitas pejabat yang “alergi” terhadap transparansi.

“Sikap memblokir kontak wartawan adalah indikasi kuat adanya ketakutan karena ada sesuatu yang disembunyikan. Jika pengelolaan dana BOS itu bersih, mengapa harus takut dan menghindari konfirmasi?” tegas salah satu awak media yang bertugas di wilayah Tulang Bawang Barat.

Baca Juga :  Heboh!!! Cuitan Pengguna FB Bahwa Bantuan Beras di Desa Wonorojo Kecamatan Reban Diduga Harus Bayar dan Dikurangi Jatahnya

Mendesak Audit Investigatif
Tindakan Kepala Sekolah ini dinilai telah menabrak UU No. 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik serta menghambat tugas jurnalistik yang dilindungi UU Pers No. 40 Tahun 1999.
Kini, bola panas berada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi Lampung dan Inspektorat. Masyarakat mendesak agar segera dilakukan audit investigatif secara menyeluruh terhadap SMAN 1 Tumijajar. Jika ditemukan adanya kerugian negara, aparat penegak hukum (APH) diminta tidak ragu untuk menyeret pihak-pihak yang bertanggung jawab ke meja hijau.

Catatan Redaksi:
Berita ini disusun berdasarkan data laporan BOS yang valid. Kami tetap membuka ruang bagi pihak SMAN 1 Tumijajar jika sewaktu-waktu bersedia memberikan hak jawab secara transparan tanpa ada yang ditutup-tutupi

Idham/darwis

 

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa
Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Selasa, 29 September 2026 - 18:50 WIB

Panggung Banjarmasin Berhasil Ditaklukkan, My One Band Siap Lanjut ke Palangkaraya

Berita Terbaru