Peserta dan penggiat literasi COOL for Indonesia berfoto bersama usai kegiatan Stand Up For Soul: UNSPOKEN di Mardin Fine Baklava Cafe Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026).
TRIBUNCHANEL.COM-Jakarta Selatan- Komunitas literasi COOL for Indonesia – Compass of Literacy bersama The GuarDianS kembali menggelar kegiatan Stand Up For Soul: UNSPOKEN di Mardin Fine Baklava Cafe Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (16/8/2026). Ini merupakan kegiatan kedua setelah yang pertama sukses dilaksanakan di Pejaten.
Mengusung tema “Open Mic, Open Heart, Open Mind”, UNSPOKEN hadir sebagai ruang aman bagi siapa saja yang ingin berbagi cerita tentang pengalaman hidup, mengungkapkan perasaan yang selama ini terpendam, maupun sekadar hadir untuk mendengarkan kisah orang lain dengan penuh empati.
Acara dibuka oleh MC Revi dan sebagai penekanan, peserta diajak membangun suasana yang saling menghormati privasi sesama, tidak menghakimi, serta memberikan ruang yang nyaman bagi setiap orang untuk berekspresi.

Dalam sambutannya, Ketua COOL for Indonesia, Nadia, menjelaskan bahwa UNSPOKEN bukan sekadar forum berbicara di depan publik. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar bersama untuk mendengarkan dengan hati terbuka, memahami tanpa prasangka, serta menerima bahwa kadang ada terselip kisah kita pada kisah orang lain.
Sesi berbagi kisah inspirasi menjadi inti kegiatan. Berbagai peserta dari latar belakang yang berbeda menyampaikan pengalaman hidup mereka dari sudut pandang yang beragam. Ada yang berbicara tentang perjuangan pribadi, perjalanan menemukan jati diri, tantangan keluarga, hingga harapan untuk masa depan yang lebih baik.
Founder COOL Academy, Dian Sukma, turut memberikan refleksi dan umpan balik kepada para peserta. Melalui pendekatan yang hangat dan penuh empati, Ibu Dian membantu peserta melihat pengalaman hidup mereka dari perspektif yang lebih luas sehingga peserta dapat menemukan langkah-langkah yang lebih tepat kedepannya.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh perhatian. Para peserta tidak hanya berbagi cerita, tetapi juga belajar memahami bahwa setiap orang membawa perjuangan yang berbeda. Dari ruang sederhana tersebut lahir kesadaran bahwa mendengarkan pun menjadi bentuk dukungan yang paling berarti.
Bagi COOL for Indonesia – Compass of Literacy, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas makna literasi. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca buku dan tulisan tetapi juga kemampuan membaca kehidupan.
Antusiasme yang terus tumbuh sejak penyelenggaraan pertama menjadi semangat bagi para Guardians untuk menghadirkan lebih banyak ruang dialog yang sehat di berbagai tempat. Melalui Stand Up For Soul: UNSPOKEN, diharapkan semakin banyak masyarakat berani mengenali dirinya, membuka hati untuk sesama, dan menyadari bahwa setiap manusia memiliki cerita yang layak didengar serta dihargai.
Ratu Andayani/Red



















