Dampak Kenaikan Tunjangan DPR dan Kematian Driver Ojol , Ribuan Massa Geruduk Kantor DPRD Kota Madiun

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 21:03 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan massa menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Madiun, Sabtu (30/8/2025).

TRIBUNCHANNEL.COM –MADIUN – Ribuan massa yang terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, dan komunitas ojek online (Ojol) menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor DPRD Kota Madiun, pada Sabtu (30/8/2025).

 

Aksi ini merupakan bagian dari gelombang protes serentak di sejumlah daerah. Massa menyoroti berbagai kebijakan pemerintah dan DPRD, terutama terkait besarnya tunjangan anggota DPRD yang dinilai tidak wajar jika dibandingkan dengan kondisi ekonomi masyarakat.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Pondok Pesantren I'anatut Tholibin Brabo Kunjungi SMP Filial Negeri 20 Semarang

 

Menurut Haidar, salah satu koordinator aksi, kesenjangan tersebut terasa mencolok.

 

 “Kita ketahui UMK Kota Madiun hanya sekitar Rp2 juta lebih sedikit. Sedangkan tunjangan DPRD bisa mencapai Rp50 juta per bulan. Ini jelas tidak masuk akal dan tidak berpihak pada rakyat, ” ujarnya dalam orasi.

Selain menyoroti tunjangan DPRD, massa juga mendesak aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus kematian seorang driver Ojol dalam tragedi aksi demo di Jakarta.

 

 “Kami meminta kasus kematian saudara kami, driver ojol di Jakarta, diusut hingga tuntas, jangan ada yang ditutup-tutupi, ”tegas Haidar.

Baca Juga :  Warga Datangi KITB, Minta Janji Pengembangan Wilayah Penyangga Segera Direalisasikan

 

Pantauan di lapangan, aksi awalnya berlangsung kondusif.

 

Namun, situasi memanas setelah sejumlah peserta melakukan aksi lempar ke arah gedung DPRD Kota Madiun.

 

Aparat keamanan pun memperketat pengamanan untuk mencegah bentrokan lebih lanjut.

 

Hingga berita ini diturunkan, ribuan massa masih bertahan di sekitar kantor DPRD Kota Madiun dengan penjagaan ketat dari aparat Kepolisian.

Jnd/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Kapolres Jombang Awali Tugas dengan Sowan Kiai Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Semarak Pembukaan Liga Unit Darul Ulum Jombang, Santri Diajak Jaga Kerukunan dan Sportivitas
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Kapolres Jombang Awali Tugas dengan Sowan Kiai Ponpes Darul Ulum Rejoso Peterongan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:54 WIB

Semarak Pembukaan Liga Unit Darul Ulum Jombang, Santri Diajak Jaga Kerukunan dan Sportivitas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Berita Terbaru