Dinas Pendidikan Madiiun Kejar 3000 ATS Lewat Gerakan Ayo Mengaji

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Agu Sucipto mendampingi Bupati Madiun dan Wakil Bupati Madiun dalam acara pembinaan Kepala Sekolah tentang Optimalkan 5 Hari Masuk sekolah

TRIBUNCHANNEL.COM- MADIUN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun tancap gas benahi tata kelola pendidikan. Lewat kegiatan pembinaan kepala sekolah, Jumat (16/10/2026), Dinas Pendidikan memaparkan tiga program prioritas: penguatan pendidikan karakter, optimalisasi 5 hari sekolah, dan penuntasan Anak Tidak Sekolah (ATS).

Untuk program 5 hari sekolah, Dinas Pendidikan Kabupaten Madiun fokus pada pembentukan karakter agar siswa tidak hanya unggul akademik, tapi juga bermoral.

Baca Juga :  Desa Kajang Sawahan Madiun Gelar Tradisi Bersih Desa,dengan Pengajian Umum dan Wayang Kulit

Guna mewujudkan itu, Dinas Pendidikan menggandeng semua pihak, mulai dari Kementerian Agama, guru Madrasah Diniyah (Madin), hingga Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Bupati Madiun H. Hari Wuryanto menjelaskan, Dinas Pendidikan merancang program khusus. Bagi siswa Muslim melalui “Gerakan Ayo Mengaji” sementara bagi siswa non-Muslim melalui kolaborasi dengan Kemenag dan FKUB.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya pintar saja, tetapi juga harus berkarakter. Karena itu kami gandeng semua stakeholder, dari Kemenag sampai guru-guru Madin dan FKUB. Ini harus jadi budaya sejak dini,” tegas Bupati Hari Wuryanto.

Baca Juga :  Tantangan Terjawab: 14 Desa di Madiun Berhasil Naik Status Jadi Mandiri

Program ini sudah berjalan dan akan diterapkan masif semester depan.
Selain karakter, Dinas Pendidikan juga kebut penanganan ATS. Data terkini mencatat sekitar 3.000 anak tidak sekolah. Berkat metode tracing di lapangan, Dinas Pendidikan berhasil mengembalikan 280 anak ke bangku sekolah.

Bupati menginstruksikan Dinas Pendidikan bersama seluruh kepala sekolah untuk menyisir wilayah masing-masing.

“Seluruh kepala sekolah punya tanggung jawab tracing di wilayahnya. Mana saja anak yang tidak sekolah, harus segera kita atasi agar mereka dapat hak pendidikannya,” pungkasnya.

Juned/Red

Berita Terkait

Ketua Baru Margo Mulyo Resmi Berganti, Sapto Hari Pramono Bidik Kemajuan Petani Betek
Kawal Transparansi BKK Desa, BPKAD Kabupaten Madiun Gelar Sosialisasi Perbup 18 Tahun 2026
Desa Kajang Sawahan Madiun Gelar Tradisi Bersih Desa,dengan Pengajian Umum dan Wayang Kulit
Gebrak Hari Pangan Sedunia! DKPP Madiun Luncurkan KRETA, 80 Petani Milenial Langsung Dapat Modal
Tak Sekedar Rapat Rutin! PKK Rejosari Perkuat Soliditas dan Tekankan Konsisten Gerakan
Polres Madiun Bersama Bapanas RI Pantau Harga dan Stok Beras, Jaga Stabilitas Pangan
Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan
Bukan Sekadar Lomba! Dinas Pendidikan Madiun Sulap Pendopo Jadi Kawah Candradimuka Dai Cilik

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:40 WIB

Dinas Pendidikan Madiiun Kejar 3000 ATS Lewat Gerakan Ayo Mengaji

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Ketua Baru Margo Mulyo Resmi Berganti, Sapto Hari Pramono Bidik Kemajuan Petani Betek

Kamis, 15 Oktober 2026 - 19:59 WIB

Kawal Transparansi BKK Desa, BPKAD Kabupaten Madiun Gelar Sosialisasi Perbup 18 Tahun 2026

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:52 WIB

Desa Kajang Sawahan Madiun Gelar Tradisi Bersih Desa,dengan Pengajian Umum dan Wayang Kulit

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Gebrak Hari Pangan Sedunia! DKPP Madiun Luncurkan KRETA, 80 Petani Milenial Langsung Dapat Modal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:13 WIB

Tak Sekedar Rapat Rutin! PKK Rejosari Perkuat Soliditas dan Tekankan Konsisten Gerakan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 21:46 WIB

Polres Madiun Bersama Bapanas RI Pantau Harga dan Stok Beras, Jaga Stabilitas Pangan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Pemkab Madiun dan PCNU Awali Peringatan Hari Santri 2026 Lewat Ziarah Auliya di Sewulan

Berita Terbaru