Ketua MKKS SMA Lampura Bantah Cari Untung dari Study Tiru, Tegaskan Pakai Dana Pribadi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MKKS Lampura Bantah Study Tiru Bermasalah: Peserta Hanya 30 Orang, Biaya Disebut Subsidi Silang!

TRIBUNCHANEL.COM–LAMPUNG UTARA – Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Lampung Utara, Aruji Kartawinata, akhirnya buka suara terkait sorotan study tiru 52 SMA ke SMA Muhammadiyah 1 Jogjakarta.

Melalui klarifikasi tertulis yang diterima redaksi, Aruji membantah sejumlah pemberitaan yang beredar.

“Menanggapi pemberitaan yang beredar, bahwa MKKS SMA Lampung Utara mengambil keuntungan profit dalam kegiatan tersebut adalah tidak benar,” terang Aruji. Jum’at (16/10/2026).

Ia menegaskan, kegiatan study tiru yang dilaksanakan pada 21 Juli 2026 itu merupakan hasil kesepakatan bersama kepala sekolah negeri dan swasta tanpa paksaan.

Baca Juga :  Haidir Yusuf Pastikan SPMB 2026 Berjalan Jujur dan Transparan

Aruji juga meluruskan jumlah peserta. Jika sebelumnya disebut 104 peserta dari 52 sekolah, menurutnya faktanya hanya 30 peserta.

“Kegiatan Study Tiru ke SMA Muhammadiyah 1 Jogjakarta diikuti 30 peserta termasuk panitia dan seluruhnya adalah kepala sekolah SMA negeri dan swasta tidak ada guru yang ikut dalam kegiatan tersebut dan tidak benar diikuti lebih dari 100 orang,” jelasnya.

Terkait biaya, Aruji menyebut pungutan tidak seragam Rp4 – 4,5 juta, melainkan beragam mulai Rp2 juta hingga Rp4,5 juta.

Baca Juga :  Akui Sebagai PA, Kadis Dinkes Lampura Lempar Rp25 Miliar ke KPA

“Perbedaan biaya tersebut dikarenakan ada kesepakatan untuk saling mensubsidi agar seluruh kepala sekolah dapat ikut serta dalam kegiatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan kegiatan tersebut murni keinginan pribadi para kepala sekolah untuk belajar pengelolaan sekolah maju dan tidak menggunakan dana pemerintah.

“Perlu kami tegaskan bahwa kegiatan tersebut menggunakan dana pribadi peserta bukan dana BOS atau dana BOPD,” tegas Kepala SMAN 1 Abung Semuli itu.

Pihaknya berharap klarifikasi ini dapat meluruskan pemberitaan yang dinilai memojokkan MKKS SMA Lampung Utara.

Darwis/red

Berita Terkait

Organda Lampung Utara Bagikan 200 Paket Sembako, Sopir Angkot Diimbau Tertib Berlalu Lintas
Antrean BBM Picu Macet 1 Km di Jalinsum Kota Alam
Sevenco Event 2026 Siap Digelar, SMPN 7 Kotabumi Bidik Pelajar Berprestasi
Kapolres Lampung Utara Perintahkan Propam Periksa Anggota Satlantas Terkait Dugaan Pungli di Pos Payanmas
Demokrat Lampung Utara Gelar Donor Darah Nasional, Target 100 Kantong Terlampaui
Anggaran Swakelola Bapenda Lamtim Rp9,9 Miliar Disorot, Darmawan Desak Audit!
DPC PWRI Lampung Utara Ucapkan Selamat atas Pelantikan Biantori Sebagai Kepala BPKAD
Bupati Hamartoni Teken Kerja Sama MPP, Layanan Publik Lampung Utara Terintegrasi

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:46 WIB

Ketua MKKS SMA Lampura Bantah Cari Untung dari Study Tiru, Tegaskan Pakai Dana Pribadi

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Organda Lampung Utara Bagikan 200 Paket Sembako, Sopir Angkot Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Antrean BBM Picu Macet 1 Km di Jalinsum Kota Alam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Sevenco Event 2026 Siap Digelar, SMPN 7 Kotabumi Bidik Pelajar Berprestasi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:09 WIB

Kapolres Lampung Utara Perintahkan Propam Periksa Anggota Satlantas Terkait Dugaan Pungli di Pos Payanmas

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Demokrat Lampung Utara Gelar Donor Darah Nasional, Target 100 Kantong Terlampaui

Selasa, 13 Oktober 2026 - 06:39 WIB

Anggaran Swakelola Bapenda Lamtim Rp9,9 Miliar Disorot, Darmawan Desak Audit!

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:59 WIB

DPC PWRI Lampung Utara Ucapkan Selamat atas Pelantikan Biantori Sebagai Kepala BPKAD

Berita Terbaru