Dugaan Permainan Program PAMSIMAS di Lampung Utara, Audit Didesak Dilakukan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 Oktober 2025 - 14:59 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) diduga ada permainan.

TRIBUNCHANNEL.COM –Lampung Utara – Pelaksanaan Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) di Dusun Jatayu, Desa Semuli Raya, Kecamatan Abung Semuli, Lampung Utara menuai sorotan. Warga menilai terdapat indikasi permainan dan nepotisme dalam pengerjaan proyek tersebut sehingga mendesak dilakukan audit mendalam.

 

Foto-foto yang beredar menunjukkan adanya pembangunan fisik di sekitar desa. Namun, masyarakat menyoroti tidak optimalnya prinsip utama PAMSIMAS yang seharusnya berbasis pemberdayaan masyarakat lokal.

Baca Juga :  Lapor SBM Pertamina, Cek CCTV Diduga SPBU 44.593.05 Tanjung Kudus Bebas Melayani Pengangsu Pertalite

 

Berdasarkan Prinsip PAMSIMAS, kegiatan fisik (pembangunan sarana air minum dan sanitasi) harus mengutamakan tenaga kerja lokal. Penggunaan tenaga kerja dari luar desa hanya dibolehkan apabila keterampilan atau keahlian yang dibutuhkan tidak tersedia di desa setempat, misalnya untuk pekerjaan teknis khusus seperti pengeboran atau pemasangan pipa bertekanan.

 

Ketentuan tersebut mengacu pada:

•Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 25/PRT/M/2016 tentang Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat.

•Prinsip dasar program PAMSIMAS yang menekankan partisipasi, transparansi, serta pemberdayaan masyarakat desa.

Baca Juga :  Kapolres Kendal Hadir Bukan Sekadar Amankan, Tapi Juga Dengarkan Buruh

 

Dengan adanya dugaan penyimpangan, sejumlah warga meminta pihak terkait, termasuk aparat pengawas internal pemerintah (APIP) dan inspektorat daerah, segera melakukan audit menyeluruh terhadap pelaksanaan PAMSIMAS di Dusun Jatayu.

 

“Program ini seharusnya berpihak kepada masyarakat, bukan dijadikan ajang kepentingan segelintir orang,” ujar salah seorang warga.

 

Kasus ini menambah catatan penting perlunya pengawasan ketat terhadap dana pembangunan desa agar tepat sasaran, transparan, dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Darwis/Red

Berita Terkait

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung
Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.
Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.
Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut
Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung
Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara
Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:14 WIB

Kadis BPBD Lampura Turun Langsung Salurkan Air Bersih untuk Peserta Kemah di Bandar Abung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:04 WIB

Bupati bersama Kapolres Lampung Utara Hadir, Pramuka Hebat Generasi Berkarakter.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:51 WIB

Disambut Silat dan Payung Adat, Bupati Hamartoni Buka Dianpinru-Dianpinsat di Bandar Abung.

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Jumat, 9 Oktober 2026 - 10:22 WIB

Ferry Arif Ajak Warga Meriahkan Maragunta Cap Satu, Semarak HUT ke-27 Desa Putra Buyut

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:17 WIB

Sambut Ribuan Pramuka, BPBD Lampura Salurkan Air Bersih ke Bandar Abung

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:04 WIB

Matangkan Pengamanan Dianpinru-Dianpinsat, Kades Bandar Abung Audiensi dengan Kapolres Lampung Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:56 WIB

Antrean BBM SPBU Pernah Diduga Jadi Pemicu Kecelakaan Truk, Warga Resah Minta Ditertibkan

Berita Terbaru