Ketua GNPK RI Pekalongan Raya Soroti Proyek Pokir DPRD Kota Pekalongan Diduga Jadi Ajang Jual-Beli

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 24 Juli 2025 - 22:15 WIB

Ikuti Medsos Kami :

instagram youtube tiktok
facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Zaenuri Ketua LSM GNPK RI Pekalongan Raya

TRIBUNCHANNEL.COM – Kota Pekalongan Jateng – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Nasional Pencegahan Korupsi Republik Indonesia (GNPK RI) Pekalongan Raya, Zaenuri, mendesak aparat penegak hukum (APH) untuk segera turun tangan menyelidiki dugaan korupsi dalam proyek Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kota Pekalongan yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

 

Zaenuri menegaskan, terdapat indikasi kuat praktik jual-beli proyek dalam pelaksanaan kegiatan Pokir yang seharusnya hanya merupakan hasil aspirasi masyarakat saat anggota dewan melakukan reses.

 

“Proyek Pokir ini bukanlah proyek pribadi anggota dewan,” tegas Zaenuri saat ditemui awak media, Kamis (25/7/2025). “Dewan hanya mengusulkan, bukan mengerjakan apalagi menerima fee dari proyek tersebut.”

 

Menurutnya, sistem pelaksanaan Pokir seharusnya dilakukan dengan pendekatan pemberdayaan masyarakat, bukan dengan mekanisme penunjukan langsung (PL) yang rawan diselewengkan. Ia menyoroti bahwa Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 memang mengatur soal hasil reses, namun tidak secara rinci mengatur mekanisme pengelolaan Pokir, yang kerap dimanfaatkan sebagai celah kepentingan pribadi.

Baca Juga :  Pemko Langsa Bersama BEI Gelar Sosialisasi Pasar Modal, Dorong ASN Melek Investasi

 

“Pokir saat ini banyak disalahartikan seolah menjadi hak milik anggota dewan, padahal esensinya hanyalah menyampaikan aspirasi masyarakat. Proyek-proyek yang dihasilkan pun harus terbuka, akuntabel, dan selaras dengan visi misi pembangunan daerah,” imbuhnya.

 

Zaenuri juga mengungkap kekhawatirannya terhadap dugaan adanya potongan dana atau ‘fee’ antara 10 hingga 12 persen  dalam proyek Pokir yang berdampak pada buruknya kualitas pekerjaan infrastruktur.

 

“Banyak pekerjaan yang diduga menyimpang dari spesifikasi teknis. Maka dari itu, pengawasan dari APH sangat diperlukan agar hasil pembangunan bisa maksimal dan tidak merugikan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Penanganan Enceng Gondok Terus Dilakukan Secara Berkelanjutan

 

Lebih lanjut, Zaenuri menyayangkan kondisi saat ini di mana proyek Pokir justru menjadi ajang rebutan para rekanan, konsultan, dan kontraktor. Bahkan, menurutnya, tidak sedikit oknum anggota dewan dan pejabat dinas yang turut bermain dalam proyek tersebut.

 

“Kami berharap pihak berwenang melakukan kajian menyeluruh, mulai dari proses hearing, penganggaran, hingga pelaksanaan proyek. Semuanya harus sesuai aturan,” tegasnya.

 

Sebagai informasi, proyek Pokir dulunya dikenal sebagai dana aspirasi, di mana usulan masyarakat saat reses ditindaklanjuti dalam bentuk kegiatan fisik seperti pembangunan jalan atau saluran. Namun belakangan, proyek-proyek yang bernilai di bawah Rp200 juta ini seringkali ditunjuk langsung kepada rekanan tertentu, sehingga rentan disalahgunakan.

Dikin/Red

Berita Terkait

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara
Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih
Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI
Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor
PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar
Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional
Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan
Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 11:31 WIB

Dituding Selewengkan Dana BOSP Rp2,4 Miliar, Kepsek SMKN 1 Kalianda Buka Suara

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:19 WIB

Dugaan Aktivitas PETI Firman Pakaya Berjalan Lancar, Penertiban Jangan Tebang Pilih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Padang Panjang Ikuti Pembahasan Optimalisasi Aset dan BUMD Bersama Komisi II DPR RI

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Porprov Sumbar XVI Dibuka, Padang Panjang Turunkan 174 Atlet di 24 Cabor

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:03 WIB

PS Pasbar Tahan Imbang Tanah Datar 1-1 di Porprov XVI Sumbar

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Dari Kecintaan pada Batik, Puji Rahayu Bawa Misi Budaya ke Tingkat Nasional

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:41 WIB

Wako Hendri Arnis Tinjau Lokasi Kecelakaan, Perkuat Langkah Pencegahan untuk Keselamatan Pengguna Jalan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:40 WIB

Peringati Hari Kesaktian Pancasila, Ketua DPC GRIB Jaya Way Kanan Ajak Kader Rawat Persatuan Bangsa

Berita Terbaru